Senin, 09 Desember 2013

Tokyo Tower: Mom, Me, and Sometimes Dad

Sampai sekarang kepala masih pusing. Maklum, gue nggak bisa nangis soalnya kalau nangis bisa sakit mulai dari flu, sakit kepala, demam, dsb. Tapi gue malah kebanyakan menangis kemarin. Mungkin air matanya bisa bikin banjir saking banyaknya. Emang kenapa bisa nangis separah itu? Tenang-tenang, ini bukan karena body or mind yang tersakiti. Ini karena gue nonton drama. hihihihihihi. Lebay yak?

Tapi serius, ini drama emang asli sedihnya tujuh langit. Dari episode 1 sampai 11 (ending) ngucur terus deh. Kalau nggak percaya, kalian bisa nonton juga, judulnya "Tokyo Tower: Mom, Me, and Sometimes Dad." Nonton yang versi drama-nya ya, bukan yang film. Soalnya kalau menurut gue sih, film-nya agak ngebosenin.



Kalau soal drama penuh makna, Jepang emang ahlinya. Drama ini bercerita tentang seorang anak laki-laki, Masaya dan ibunya. Mereka tinggal berdua setelah orang tua Ma-kun (nama panggilan Masaya) memutuskan untuk hidup terpisah. Soalnya si ayahnya suka mabuk dan rada aneh ya orangnya. Di sini kita diperlihatkan bagaimana besarnya kasih sayang seorang ibu, bagaimana dia rela mengorbakan segala-galanya demi mengukir senyuman di wajah anaknya. Seperti si ibu rela mengurangi waktu makannya supaya bisa bekerja lebih banyak demi membiaya keperluan anak, banting tulang buat beli barang  kesukaan anaknya, dan masih banyak lagi.




Nah, seiring berjalannya waktu, Ma-kun kecil yang manja sudah besar dan mau lanjut kuliah di Tokyo. Si ibu mengijinkan Ma-kun untuk pergi dan bekerja lebih giat supaya bisa kirim uang yang banyak untuk anaknya di Tokyo. Salah satu momen yang paling mengharukan itu pas si Ma-kun mau ke Tokyo, ibunya mau ngantar tapi dia menolak. Pas Ma-kun sudah di kereta ternyata ibunya tetap nyusul, kasih bekal dan beberapa nasehat seperti makan yang teratur, bersihkan kamar kalau berantakan, dan kalau ada kecoa bunuh aja pakai sendal (si anak ini takut banget sama kecoa). Bagian ini ngingetin banget sama ibu, secara gue suka lupa makan, kamar sering berantakan, suka begadang, sering sakit-sakitan.


Selama hidup di Tokyo, Ma-kun banyak banget mengalami pasang surut kehidupan (kayak air laut aja hehehe). Mulai dari karyanya dianggap gak bagus, beli barang mahal eh ternyata kualitasnya jelek (mana sudah ngabisin uang dari ibunya), nyuri makanan sama teman se kost-nya, bolos kuliah sampai hampir di D.O, kena tipu investasi, gak punya duit buat bayar kost-an sampai diusir, sampai dia pakai uang simpanan terakhirnya buat main pachinko tapi kalah dan harus jadi gelandangan di jalan.

Yang bikin gue emosi kadang si Ma-kun lupa ibunya yang susah payah banting tulang sedangkan dia malah sibuk ngambur-hamburin uang. Dan tiba-tiba gue ingat betapa gue juga sering banget pakai duit beli hal-hal yang gak begitu penting buat gue, malas-malasan dan membuang-buang waktu untuk hal yang gak penting. Tapi untungnya setelah si Ma-kun sakit dan ibunya sempat ke Tokyo untuk ngurusin dia (padahal di situ si ibu baru habis kecelakaan), Dia sadar dan akhirnya bisa lulus kuliah.

Ma-kun sudah lulus lama tapi belum bisa dapat kerjaan tetap. Dia nggak pernah serius setiap kali kerja part-time jadi berenti mulu, mana ibu-nya sudah nggak ngirim uang. Singkat cerita si Ma-kun jadi gembel. Gak segaja teman kuliah-nya dulu, Na-kun, ketemu sama si Ma-kun, terus dia ngasih surat yang ketinggalan di kost-annya Ma-kun. Di situ, dia ngasih duit ke Ma-kun, tapi takut si Ma-kun tersindir dia niat simpan lagi uangnya, eh si Ma-kun malah narik uangnya. Pokoknya dia hopeless bangetlah nasibnya di situ. Dari beberapa surat itu, ada surat dari ibunya di desa, minta Ma-kun pulang karena neneknya sedang sakit parah dan ngirimin tiket kereta ke Ma-kun. Akhirnya si Ma-kun pulang ke desanya lagi, ketemu neneknya yang sudah sekarat. Si nenek ternyata selalu simpan koin 10 yen kesukaannya. Si nenek bertanya apa si Ma-kun selalu berusaha yang terbaik di Tokyo? Terus dia jadi ingat betapa dia banyak buat hal-hal yang gak berguna di sana, walaupun akhirnya dia bohong ke neneknya. Wajarlah ya, orang sudah sekarat begitu. Setelah itu si Ma-kun berjanji akan berusaha yang terbaik hingga akhirnya dia berhasil menjadi ilustrator di majalah berkat rekomendasi dari Na-kun.

Setelah punya pekerjaan, giliran Ma-kun untuk membalas jasa orang tuanya. Dia mengajak ibunya untuk tinggal bersama di Tokyo. Si ibu senang sekali mendapat tawaran dari itu, karena buat si ibu asal bersama Ma-kun dia sudah bahagia. Ahhh, kasih ibu memang tidak bisa ukur. Walaupun kehidupan mereka di Tokyo tidak selamanya mulus, soalnya si Ma-kun penyakit nyebelinnya masih suka kambuh, si ibu tetap betah tinggal di Tokyo. Soalnya dia punya beberapa anak-anak baru yaitu Bakabon (teman Ma-kun sejak masih di desa yang nyusul ke Tokyo), Leo (teman kost-an Ma-kun, yang bermasalah sama orang tuanya di Taiwan kalau nggak salah), si Preman (gue lupa siapa namanya, pokoknya dia juga temann kost nya Ma-kun yang sudah 10 tahun di usir dari rumah), sama si bapak-bapak yang gue juga lupa siapa namanya. Oia ada lagi, si cewek fotografer cantik yang bernama Minami juga (pacarnya si Ma-kun juga).





Sayang bahagia itu tidak forever exist ya, si ibu kena kanker. Dan saat itu si Ma-kun sadar banget kalau kasih ibu itu sepanjang masa, sedang kasih anak itu hanya sepanjang jalan. Pokoknya endingnya emosional banget. Petjah tanggul mata gue! ;A;

Seperti judulnya, sebenarnya cerita ini tidak cuma soal anak dan ibunya, kadang-kadang ada bagian yang ayahnya juga muncul. Salutnya, meskipun mereka pisah, si ibu dan ayah hubungannya masih baik banget, mereka malah masih saling sayang banget.


Cerita yang menonjolkan keindahan Tokyo Tower ini menurut gue wajib dinonton oleh seluruh anak di dunia, khususnya yang lagi merantau. Bisa ngasih efek untuk semangat dan gak malas-malasan lagi. Kalau yang lagi kerja skripsi, berasa di pacu untuk segera nyelesaiin skripsinya secepat mungkin gak dianggurin lagi (curhat).

p.s: kalau kalian yang mau nonton ini siapin mental kalian baik-baik dan waktu luang yang banyak soalnya ini drama bikin addict, gak bisa di tunda-tunda lanjut nontonnya.

Kamis, 05 Desember 2013

Official Goodbye

Pernah gak sih, kalian ngerasa pas kalian bangun dan rasanya ada yang berubah?

Aku tahu.

Entah kenapa dan sejak kapan, tiba-tiba saja ada suatu godam besar yang menghantam seolah mengejek: "Kau menyukainya, bodoh!". Yap, maybe I like him more than I plan.

Start from now, let's just call him: Mr. Blue.

Kita memang sudah saling kenal, so I can make sure it's not love at the first sight. Tapi kita hanya sebatas kenalan yang kalau ketemu di jalan akan berhenti sebentar untuk mengatakan hi dan melanjutkan perjalanan. Tapi dunia punya rencanya sendiri, yaitu membuat kami bicara lebih banyak dibandingkan biasanya. Dan juga membuat kami mendapat lebih banyak perhatian dari orang-orang sekitar kami. Well, setelah dipikir-pikir aku merasa ini juga salah satu penyebab aku mulai memperhatikannya mungkin. Tapi aku tidak mau begitu ambil pusing karena aku tahu dia orang yang baik sama semua orang. Sadly, being nice dan PHP itu batasnya tipis banget. Dan paling kacau dari itu semua, ada seseorang yang memberi saran: sabar, tunggu saja, pasti ada hadiah untuk orang sabar.

"And you thought it would be funny to keep me hanging in suspense."


Sementara aku jadi makin sering menunggu dan berpikir tentang dia, dunia bersekongkol mengkhianatiku. Lagi lagi aku tidak tahu kenapa tiba-tiba kami jadi lebih parah daripada dua orang yang tidak saling kenal. We avoiding each other for unknowing reason. Aku tidak mengerti dan tidak bisa mengerti, kenapa bahkan kita tidak bisa bilang hi ketika ketemu. Hey, kita bahkan tidak pernah ada dalam hubungan romantis, kenapa kita jadi seperti orang yang saling menyakiti dan putus begini, sih?

Sudah setahun berlalu. Semakin lama rasanya semakin membingungkan. I'm happy just by thinking of all old memories, but lately it becomes more hard and tiring for me. If this is what people called love, then I'm feeling so sick with this love. So now, I decide to stop waiting. He didn't even tell me to wait, so what the hell I'm doing here, huh? I don't want to be stupid anymore.

"As your sympathetic whispers they told a tale of bad goodbyes.As I take this piece of you with me I'll carry to my grave.And knowing that for someone you're an angel sent to save."


Aku sudah jadi cukup pintar sekarang, jangan terlalu erat ikatannya, nanti sakit. Lagi pula sudah menjadi hak setiap individu untuk merdeka. Biarkan saja, kalau sudah "rumahnya" tidak akan kemana-mana cinta itu. Bisa saja pergi jauh, tapi pasti pulang. Pasti pulang.

I already care, think, and spend my time too much for him. Now it's my time for me and all about myself. I want to pursuit my other dreams and happiness. Yang pasti-pasti saja, aku tidak mau lagi menghabiskan waktuku untuk sesuatu yang tidak pasti. Ah, also for THE ONE who never leave me and always been there to calm me down, Allah.

Allah sudah berjanji kalau akan ada seseorang yang juga sedang berlari ke arahku sekarang, yang tidak membuatku menunggu karena dia akan datang tepat pada waktunya. Orang yang kalau akau bisa semakin memperbaiki diriku, dia juga akan semakin memperbaiki dirinya. Dan walaupun orang itu bukan Mr. Blue, Allah berjanji aku tetap akan bahagia.

"So let's drink to memories we shared.Down one for all the hopes and cares.Here's two for being unaware that you're gone.Because before too long you'll be a memory."


The last, I want to officially say "Goodbye" to Mr. Blue. There's always good in goodbye so I hope you can live well because I will live well for sure too. Dan kalau pun kita memang bukan jodoh, aku harap jika suatu saat kita bertemu di suatu tempat dengan pasangan masing-masing (bahkan keturunan masing-masing mungkin), saat itu kita bisa saling menyapa dan tersenyum seperti dulu. Seperti saat tidak ada apa-apa di antara kita. Ya, di antara kita memang tidak ada apa-apa, kan? I will keep my feeling for you as my secret and  let it be unknown by you till the end. Alone

Makassar, 6 Desember 2013. 
One Man Drinking Games by Mayday Parade, a glass of hot green tea, and here I am
Mature author that choose to move on.



Kata Kata Kesepian

Setiap manusia adalah kekosongan, mereka saling mengisi satu sama lain. Sekalipun seseorang terlihat ceria dan berparas cerah dikala bersama. Tidak seorang pun tahu bagaimana dirinya saat sendiri, mengalami kesendirian.

Diwaktu dia sendiri duduk di dalam kamar, sendiri sewaktu menunggu angkutan kota yang tak kunjung datang, sendiri mendengarkan lagu dengan melodi lambat, sendiri menyantap makanan yang telah dingin, sendiri menikmati secangkir teh hangat di sudut ruangan, sendiri tenggelam dalam buku yang dibacanya, sendiri waktu malam hari yang sepi, sendiri waktu berada ditengah keramaian.

Setiap orang adalah kesepian, menutupi kesepiannya dengan berjumpa teman dekat serta kerabat. Kesepian yang tidak bisa hilang di kala malam datang, dikala waktu sendiri datang. Selalu mencari cara untuk membunuh kesepian. Entah dengan berimajinasi, bercanda atau bicara di dunia maya.

Tulisan adalah kata kata kesepian. Suara yang tidak keluar dan didengar siapapun. Berbicara dengan diri sendiri, atau mungkin mendengarkan diri sendiri. Kesepian adalah keniscayaan.

Ketika lahir pun seorang diri, matipun seorang diri. Sama-sama hidup di alam yang gelap seoarang diri. Kesepian ketika orang-orang dekat pergi, ketika waktu kebersamaan telah habis, ketika matahari tenggelam setiap hari.

Orang yang terbiasa dengan sepi akan jatuh cinta pada kesepian. Menyukai waktu-waktu yang tidak diganggu orang, menyukai perasaannya yang menjadi sendu, dan kesepian itupun menjadi candu. Agak mengherankan memang ketika seseorang begitu menikmati kesepian.

Laki-laki yang terlihat begitu gagahnya pun sejatinya adalah makhluk yang kesepian. Permpuan setegar apapun, juga makhluk yang kesepian. Kesepian yang hidup di dalam hatinya. Kekosongan yang tidak kunjung terisi.

Aku bertanya pada orang yang berlalu lalang. Dengan apa mengisi kosong, dengan apa membunuh sepi?

Orang-orang pun menjawab,”Dengan orang lain”.

Aku menjawab,”Aku tidak suka orang lain masuk ke dalam hidupku”.

Mereka menjawab lagi,”Jika begitu, jadikan dia tidak lagi sebagai orang lain dalam hidupmu”.


Kamis, 28 Februari 2013

Empty Memory



Dulu…
Saat itu aku terkurung dalam kegelapan
Mawar yang ku rawat dengan harapan tumbuh indah dan menghiasi hariku malah menjeratku dengan tangkai berdurinya.
Perasaan dibuang … Kesepian… Karena ditinggalkan
Menyakitkan… Kenyataan itu semakin menyakiti diriku
Walaupun begitu, sama sekali… tak bisa kuhentikan
Dan tanpa sadar aku mulai membenci diriku sendiri yang berpikir terlalu dangkal.
Itulah yang selalu ada dalam pikiranku dan pada akhirnya aku memilih untuk melindungi diri sendiri

Karena itulah, aku berpura-pura melupakan, yang ada di pikiranku hanyalah cara untuk melarikan diri
Menutup semua jalan menuju taman itu, menguncinya rapat-rapat. Lalu kubuang kunci itu jauh-jauh.
Aku hanya pintar melindungi diriku sendiri
Menjijikkan, bukan?

Selanjutnya, ku lewati hari-hari untuk mengubur diriku yang kubenci itu dan membunuh hatiku yang penuh luka. Aku menyembunyikan perasaanku yang sesungguhnya dan berpura-pura kuat.

Kini… aku menjelma mejadi wadah kosong. Tertutup rapat. Hampa. Perasaanku mati rasa.

Hanya memikirkan soal diriku sendiri.
Hanya menyesali perbuatan diri sendiri.
Hanya mengatakan yang ingin dikatakan.
Hanya melakukan yang ingin dilakukan.


Walaupun taman itu masih di sana dan mawar itu tidak melupakanku, tapi tidak tersisa kenangan indah apapun pada ku.
Tak peduli seberapapun aku berusaha mengingatnya kembali
Waktu berjalan telah memudarkan semuanya

Di dunia ini ada juga hal yang tidak akan bisa terulang untuk kedua kalinya. Seharusnya aku tahu itu

“Sesuatu yang hilang, tidak akan pernah bisa kembali.”

Aku… telah berubah menjadi “kenangan”

Rabu, 12 September 2012

Full Lyric - Story of Peter EP by Sarasvati

seperti yang saya bilang dipostingan sebelumnya, saya lagi jatuh cinta sama si mbak Risa Saraswati a.k.a Sarasvati ini.

dan setelah menggembar-gemborkan soal Story of Peter EP nya kak Risa dan memberi kalian link download, nih sekarang saya kasih deh lyricnya, biar kalian bisa ikut nyanyi-nyanyi sama kak Risa pas dengerin mp3-nya. baik kan saya? ;)

hehehe... yowes toh le, langsung check this out aja!

full credit include! :D

Story of Peter EP
Sarasvati

01. Story of Peter

Sad eyed boy in his silly pants
Sometimes his there sometimes he hides
Pale fair skin and his tiny hands
Waving from distance in black and white

Nobody sees him when his around
But his beside me whenever im down
Run about and play around my silky dress
Now I could never forget his face

I don't know who you are
And I don't know where your from
Give me your hands
Lets find a light
Leave all this behind
And forget the world

So the silly peter disappear
Now his nowhere to be seen
His not those shades that I fear
And many things remind me of him

02. Cut and Paste

I hear voices at my back
Disturbing peace for my years sake
I need a rest to hear the air
I ve been deaf for you is it fair?

There is a girl with a million lust
She does things to get it fast
She is only good in cut and paste
A silly girl who think she is the best

There is something in your mind
force my every single line
Should I dancing in your stage
Just like your cat in your cage

There is no light there is only dark
in your heart I see no art
I am like a busker in the park
I sing I cry I play my part

03. Question

Stop the world from shouting
They're burning up my ears
Let me live a daydream
Those fantasies she feels
It's made of copper from the air
It's black charcoal that's golden fair

What am i suppose to feel?

I only see
And what i want, can not be
Does she always walk on bended knees
Yet soars up high

On happy seas

A silent question in my head
In hers a poetry openly read
She is not of being like mine
She does not seek what she can not find

Stop the world from shouting
They're burning up my ears
Let me live a daydream
Those fantasies she feels
It's made of copper from the air
It's black charcoal that's golden fair

What am i suppose to feel?

04. Fighting Club

We are happy family
We don't think to equally
Na na na na na na
Na na na na na na
Im the one who win the bread
Youre all eating from my plate

Im living in an orphanage
You're living in Cambridge
You adored me and adopted me
Now your divorcing me
Im the one who win the bread
You're all eating from my plate

I wont search the reason why…you blamed me… uuuh
I don't see why I should feel..an sympathy….uuuh
Don't send any flowers for me…cause im gloomy…uuuh
So this is the end of our journey…if theres any…uuuh

05. Bilur

Selendang bersulam sutra, biduri lembayung jingga
Saksi mati tuk bersaksi, gelimang pesona diri
Belia usia dulu, ruap cinta tlah menggebu
Samar kulihat dunia, tak sadar semua fana

Semerbak dupa iringi kumelangkah
Cungkupku hanya tanah
Bilur hati merambah
Dan akan datangkah bagiku kesempatan
Bila tak ada titian diri yang rupawan

Sekilas lihatlah mega, anugerah tiada tara
Ini tak adil untukku, halimun hitam merasuk
Ceracau getir ibunda, gemertak sengap hatinya
Firasat tak pernah salah, hanya kuberbuat ulah

Semerbak dupa iringi kumelangkah
Cungkupku hanya tanah
Bilur hati merambah
Dan akan datangkah bagiku kesempatan
Bila tak ada titian jalan yang rupawan

06. Oh I Never Know

I don't care, if you don't wanna know what it is
Cause the time just wont stop to understand
Im scared too scared to believe what I want
Im shy too shy to tell the truth

I want to know, your feeling to clear this mess
I do believe theres no word to explain your heart
Don't be scared don't get scared to believe what you want
Don't be shy don't be shy
To tell the truth

I wanna know what you feel when I am with you
Yes, my heart beat cant stop when I am with you
Im shy so shy yes shy so shy
You never let me know what I wanna hear
You never show me the love that I want from you
Im scared so scared yes scared so scared

07. Perjalanan

Dengan kereta malam kupulang sendiri
Mengikuti rasa rindu
Pada kampung halamanku
Pada ayah yang menunggu
Pada ibu yang selalu mengasihiku

Duduk dihadapanku seorang ibu
Dengan wajah sendu, sendu kelabu
Penuh rasa haru dia menatapku, penuh rasa haru dia menatapku
Seakan ingin memeluk diriku

Dia lalu bercerita tentang
Anak gadisnya yang telah tiada
Karena sakit dan tak terobati
Yang wajahnya mirip denganku, yang wajahnya mirip denganku

credit: Spiderzost ™ (official)


Story of Peter by Sarasvati

Berkah dari whatsApp-an sama kak Rezky Utami hari ini adalah mendapatkan sebuah pengetahuan baru tentang Sarasvati. awalnya saya agak bingung dia itu siapa toh le? ternyata dia adalah mantan vokalis Homogenic, Risa Saraswati. Saraswati kalo disangsekertakan jadi Sarasvati deh.

pas googling atas saran kak Amy, saya menemukan albumnya yang berjudul Story of Peter. awalnya agak merinding ya, soalnya baca-baca sinopsis, katanya si Peter yang dimaksud sama si Risa ini adalah hantu beneran! hantu anak kecil keturunan Belanda. sereeem~ jadi nih ya, si kak Risa ini bisa ngeliat makhluk kasat mata gitu. waktu kecil dia ketemu sama si Peter. dan single pertamanya story of peter itu beneran nyata!

setelah berkomat-kamit baca ayat-ayat Al-Qur'an akhirnya saya mendownload juga deh Story of Peter EP nya kak Risa. langsung gak sabar mutar, dan WOW! AMAZING! langsung jatuh cinta dan gak bisa berenti mutar akunya!

suara kak risa yang serak, misterius, seksi itu loh! orang bilang sih suara angelic gitu. asli khas banget! ada kesegaran baru yang bisa didapat dari album ini. kita bisa mengendus aroma mistis, manis, dan pilu disaat yang bersamaan!

Story of Peter sendiri terdiri dari 7 Track yang dibuka langsung oleh lagu Story of Peter yang menjadi judul albumnya. jangan lupa soal si peter yang sudah saya ceritakan sebelumnya ya!

Cut & Paste menyusul di track kedua. Track yang dahsyat. Mengalun menembus telinga dan masuk begitu dalam ke hati saya.

Berurutan, Question, Fight Club, Oh I Never Knew, dan Perjalanan (lagu lama yang rasanya sudah saya lupa sebelum saya mendengarkan lagi dengan versi mereka) menjadi track selanjutnya.

Dan tanpa berpanjang kata karena saya harus kembali menyusun berkas, saya mengucapkan beribu terima kasih kepada wanita labil berkacamata bernama kak Amy yang telah mengenalkan saya akan dahsyatnya Sarasvati. ;;) :*

oia, saya sertakan link downloadnya deh...

Story Of Peter by Sarasvati



High recommended loh... semoga kalian menikmatinya, readers! ;)

-Excited music lover author, yadd (Makassar, Sept 12th, 2012)

Kerja Kuliah Nyata (KKN) Gel. 82 Universitas Hasanuddin

hai. lama sejak update ya?
dan mungkin bahan updatenya juga sudah telah kali buat di posting, tapi tak apalah.

beberapa bulan yang lalu, sebagai mahasiswa universitas negeri, kami diwajibkan untuk mengikuti program pengabdian pada masyarakat yang bernamakan "Kuliah Kerja Nyata" a.k.a KKN.

program ini dilaksanakan dengan mengirimkan mahasiswa ke daerah-daerah tertentu untuk hidup dan membantu masyarakat disekitarnya.

awalnya, bener-bener pengen kabur dari kegiatan ini. bakalan terdampar ke desa selama 2 bulan, include my ramadhan, tanpa orang tua, tinggal sama orang-orang baru. hell... ditambah merasa sangat amat clueless, mau buat apa di sana? proker apa? bisa apa saya? ahh~

tapi mau nggak mau ya harus ikut. soalnya gak bisa wisuda kalau nggak ambil 4 sks ini. jadilah saya pada suatu hari memasukkan berkas ke UPT KKN Fakultas untuk mendaftar KKN bersama rombongan teman-teman yang lain. gak seangkatan sih yang ngambil, tapi lumayan banyak. dan saat itu yang saya tau saya cuma berdoa diberi tempat yang lumayan dan dapat teman yang seposko!

setelah berkas lolos, kami terluntang-lantang nunggu pembagian lokasi sambil ngantri ini-itu ngurus kelengkapan berkas lain dan mengikuti kelas-kelas pembekalan.

one fine night, dapat mention dari teman yang katanya sekecamatan sama saya. langsung sujud syukur tanpa sadar kalo sekecamatan belum berarti seposko. hahaha. geblek. setelah meneliti lebih lanjut, ternyata yang sekecamatan anak informatika itu cuma kami berdua, padahal yang lain main keroyokan :(

gak lama setelah itu kami disuruh untuk bertemu dengan supervisor kami yang kebutulan adalah pembantu dekan sospol, pak Syamsu Alam. pemilihan koorcam, bencam, sekcam, bahas dana dkk. dan di hari itu saya ketemu teman pertama bernama adis yang hobby koleksi nope orang. hahaha, sorry dis. dan menjadi teman pertama yang ngajak ngobrol buat seorang mahasiswi fakultas kedokteran bernama ayu. jadilah kami trio kwek-kwek baru. *bearhug*

setelah mempelajari kondisi lokasi yang tepatnya berada di kecamatan Tellu Limpoe kabupaten Sidrap, bersegeralah saya shopping untuk mengisi koper yang siap di bawa terbang ke sana.

dan jreng-jreng! tak lama setelah itu kami mengikuti pelepasan di kampus sebelum berangkat ke lokasi masing-masing. saya dan teman prodi yang kebetulan sekecamatan membuat deal hari itu, bakalan ngatur biar bisa seposko dan saya kebagian nyuci - dia nimba. *yang terakhir itu gak deal-deal amat sih :p

next, kami diberangkatkan sesuai dengan kabupaten. urutannya: soppeng, pinrang, sidrap, wajo, dan enrekang. that's mean aku dan kawan-kawan ketiga. sebelum berangkat ternyata ada yang masih harus di urus, laporan KP *pernah saya posting dulu*. sialnya dari anggota kelompok saya yang paling akhir berangkat jadilah saya yang kena tugas bolak-balik ngurus laporan itu ke kampus -_-a

pas hari ketiga, jam setengah 8 kami sudah di suruh kumpul di lapangan PKM. dengan diantar ibu sambil narik koper, bawa ransel, dan tas kecil saya ngeloyor nyari naik mobil tentara yang mana -_-a asli ini mobilnya extreme!

sebelum berangkat saya sempat liat ibu nangis loh. saya jadi berasa mau jadi relawan perang loh. apalagi disuruh pake seragam atribut KKN yang berupa kemeja mirip pelayan alfamart, ada juga yang bilang mirip pegawai pom bensin -_- kurang soundtrack musik sedih aja kali ya -_-

perjalanan ke lokasi memakan waktu 4-5 jam. deretan mobil-mobil gede itu pun akhirnya menelantarkan kami di depan kantor kecamatan Tellu Limpoe untuk diterima oleh pak Camat atau yang mewakili.

setelah mendengar ceramah panjang lebar, tibalah saat-saat yang paling mendebarkan! *ala bencam* pengumuman posko! dan ternyata saya ama teman saya itu pisah posko. agak kecewa sih, apalagi dia kayaknya gak ambil pusing padahal dia yang bilang mau ngatur biar seposko. jadi merasa agak gak penting gitu ya :')

okei, forget it. saya mendapat posko yang berlokasi di Kelurahan Arateng. di dalam posko ada 10 orang. tapi saat itu untuk minggu pertama hanya ada 9 orang karena yang satunya susulan dari fakultas ekonomi yang profesi tapi dibatalin.

awalnya merasa lost. bayangin, gak tau teman seposko siapa, gak tau yang mana yang jemput, gimana ke sana, dan bagaimana caranya saya survive tanpa kenal satu orang pun?!

setelah berteriak-teriak "Arateng? Arateng?" akhirnya ada bapak berkumis yang nyahut dan manggil. gak bisa lupa muka bapak itu. sampe di posko, kami disambut oleh para pegawai kelurahan dan dibimbing ke kamar. ada 2 kamar, 1 untuk cowok yang berada di sebelah kiri dan sebelah kanan untuk cewek. kamarnya berhadapan dengan meja makan di tengah-tengah.

setelah menyimpan barang-barang, kami dipanggil untuk makan kolak pisang bersama. ah, baiknyaaa~. di saat itu saya kaku. sumpah. saya gak kenal makhluk-makhluk disekitar saya. dengan sekuat tenaga saya mengajak bicara cewek di sebelah kanan saya waktu itu. namanya Kak Nurul Qisti, anak Pertanian 2008. barulah sore harinya mulai ngobrol sama anak-anak cewek lainnya, Dian (Sastra Inggris 09) dan Indah (Antro 09).

buat cowoknya, saya cuma tau satu orang yang kebetulan sejurus namanya Agus (elektro 09). sisanya saya baru tahu namanya seminggu lebih kayaknya. hahaha. buat lawan jenis saya memang gak bisa ngobrol duluan.

seminggu kami diberi kesempatan untuk observasi buat program kerja. dan setelah seminggu itu pula akhirnya anak baru bernama Atika (akuntansi 09) muncul. setelah berdiskusi dengan agus, akhirnya kami berdua dari jurusan elektro memutuskan untuk mengusung Sosialisasi SOMASI (Solusi Hemat Listrik) dan Pelatihan Microsoft Office sebagai proker wajib kami.

tidak lama setelah itu kami mengadakan seminar program kerja, dengan mengundang pegawai kelurahan, perwakilan tiap kelurahan/desa sekecamatan, dan tokoh masyarakat kelurahan Arateng untuk memaparkan program kerja dan menerima proker usulan.

total saat itu ada 10 proker wajib dan 6 tambahan yang harus kami laksanakan selama 2 bulan.

proker-proker wajib dan yang berat-berat kami balap sebelum bulan puasa (kami baru ditarik 1 minggu sebelum lebaran loh).

selama 2 bulan itu, selain kerja proker, juga bergaul sama masyarakat, didatangin anak SD, jadi pengasuh anak kembar tante posko (Tante Kasma), Si Echa (co, 3 th) dan Ikki (ce, 3 th).

oia, di posko kami, kami dibantu 2 tante baik hati yang tak terlupakan, tante kasma yang suka kebetulan dengar gosip dan tante Lalli yang hebohnya super!

kami para ladies hanya bertugas mencuci piring karena kedua tante itu yang masak untuk kami. dan yummy loh pemirsah ;)

ada banyak pengalaman tak terlupakan, cerita-cerita yang tak habis tertuliskan. beberapa yang bisa saya bilang, saya merasa sangat bahagia berada di sana. teman-teman yang seru, seperti keluarga baru! saya menjadi yang paling bungsu di posko sehingga mendapat gelar 'Adiks Iyad'. Atika paling doyan manggil saya 'Ratu bully', sedangkan kak nurul menobatkan saya sebagai 'Asisten', sementara dian saya beri julukan snow white yang lalu saya kader biar jadi lebih kuat. hahaha... menjadi ibu dari banyak anak2 SD dan si Ikki, Echa, dan Alis. menjadi pacar anak SD kelas 1 bernama Fikra yang ganteng. menjadi anak bungsu tante kasma. membentuk geng midnite bersama agus dan awi yang kerjaannya ngumpul cerita-cerutu, curhat-curhatan sampai tengah malam. oia, anggota geng midnite nambah si Atika pas mau penarikan. untuk personel posko nanti saya posting satu-satu yaaa...

wuah, tulisannya sudah panjang sekali.

intinyaaaa.... Tellu Limpoe Berkesan! Arateng Loved! KKN 82 unforgettable!

-KKN 82 UH Kel. Arateng, Kec. Tellu Limpoe, Kab. Sidrap. ditulis di Arateng, 12 Agustus 2012 (malam sebelum penarikan, 13 Agustus). baru diposting karena jaringan yang sumpah parah di desa :(







_________________________
I added cool smileys to this message... if you don't see them go to: http://s.exps.me