Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label life. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 November 2014

I will come back, someday. Home.


Makassar.
Kota Istimewa, the sunshine heaven on the earth.
Katanya.

Katanya manusia-manusia penghuninya.
Manusia-manusia yang pernah menyapanya.
Manusia-manusia yang sempat singgah sejenak.
Manusia-manusia yang memilihnya sebagai rumah selamanya.

Saya, pun, menjadikan Makassar rumah favorit saya.
Rumah yang saya tinggali selama lebih dari dua puluh tahun.
Pun, kota yang benar-benar saya benci karena ada beberapa peristiwa patah hati dan menyedihkan yang menjadikan saya setengah hidup.

Separuh nyawa saya tertinggal di kota itu, separuhnya tersisa di tubuh saya.

Separuh nyawa yang tersisa di tubuh saya memustuskan untuk menjadi pekerja.
Berhenti merasa.
Dan berkelit dari kehangatan bercengkrama dengan sesama manusia.

Mungkin saya sudah lelah, kata manusia jaman sekarang.
Saya akhirnya membuat rencana, memohon kepada Yang Kuasa agar membawa saya pergi.
Pergi meninggalkan Makassar untuk menata hati dan meregenerasi jiwa saya.
Entah itu dengan bersekolah atau mengembangkan karir profesional di sudut bumi lain.

Jikalau saya melangkah keluar, barangkali saya mampu menghidupkan separuh lagi nyawa saya.
Saya berusaha sekian keras untuk mewujudkan itu.
Nyatanya, saya merasa lebih sakit.
Penolakan demi penolakan, juga beberapa urusan terus membayang di belakang saya
karena penyelesaiannya terus saya tunda.
Saya pun semakin tak hidup.
Saya kehilangan kemampuan berbicara, kemampuan menyusun kata per kata menjadi kalimat penyampai rasa atau gagasan.

Perjuangan saya memasuki satu universitas ke universitas lain pun semakin sulit dan tak pula kunjung membawa hasil berarti.
Belum lagi dari kantor-kantor yang saya datangi.
Sembilan memang bukan angka besar untuk penolakan.
Dan waktu menganggur enam bulan masih tergolong belum lama.
Namun cukup besar dan lama untuk saya melihat kembali rencana saya.
Untuk mengukur kembali kemampuan saya, sudah siapkah untuk memulai kehidupan 180 derajat berbeda?

Saya sedih.
Saya bingung.
Saya pun semakin lelah.
Akhirnya saya menghabiskan waktu di kamar, beristirahat atau lebih tepatnya bermalas-malasan.

Hingga seorang teman mengobrol datang dengan berbagai kalimat wise-nya.
Dan sampai detik ini saya sangat bersyukur mempunyai teman seperti dia.
Teman yang mampu membuat saya kembali menjadi manusia, walaupun belum total utuh.
Setidaknya dia menyadarkan saya kalau masih ada satu kesempatan jika saya mau bersungguh-sungguh.

Saya tidak boleh menyerah.
Saya tidak boleh patah semangat.
Saya hanya butuh rehat lalu kembali berlatih, memantapkan kemampuan
sebelum kembali lagi meneruskan perjuangan.

Tuhan memang Maha Baik, rencananya kini mendamparkan saya ke ibu kota negara Indonesia, Jakarta.
Mempertemukan saya dengan banyak orang hebat yang menjadi pelajaran berharga buat saya.
Meskipun hanya merangkak, tapi sedikit demi sedikit saya merasa jauh lebih baik.
Jauh lebih hidup.
Juga jadi merindukan Makassar yang saya tinggalkan.
Jatuh cinta lagi dengan rumah saya.

Saya akan pulang, pulang ke Makassar.
Suatu hari nanti.
Ke rumah di mana saya mampu memilih siapa saja anggota keluarga saya.
Ke rumah, di mana saya selalu bisa kembali.

P.S: Semoga saya tidak pulang sendirian :p

JDwianri. Jakarta, 1 November 2014.




Sabtu, 15 Februari 2014

Hello, Hauls!

I never know, drawing a line on your eyelids can make you feel so good!

World must be shock with my transformation now. Hahahhaha, I beat you this time, babe!

Why? Dunia yang dulu selalu ngejek dengan pertanyaan, "Emang iyad cewek?" sekarang harus mengakui kalau gue ini emang cewek! ;))

Maksud ngana? Okay let's click rewind button of my life.

Iyad kecil sampai tahun 2012 adalah anak yang super tomboy. Tercatat pernah diusir dari toilet cewek karena disangka salah masuk toilet cukup untuk membuktikan kalau iyad itu anaknya gak ada cewek-ceweknya. I dunno if I should proud of it or not actually -________-a

Jangankan make dan high heels ya, hand and body lotion dan bedak aja gue gak pake. Waktu itu gue gak terlalu peduli dengan outer look sih ya. Secara kulit gue emang gak terlalu bandel dan dari dasarnya emang cukup putih jadi sampai remaja, gak terlalu ada effect apa-apa sih dengan supercuek attitude itu. Rambut gue juga rutin dipotong dua bulan sekali, dan selalu dengan panutan hairstyle cowok manis. It was just really matching with me, fit with Makassar hot condition, and not really need much treatment.

Sampai nih ya, suatu hari gue harus berangkat buat KKN di daerah selama sebulan. Waktu itu kita dibagi perposko, setiap posko isinya dari berbagai fakultas. Di posko gue sendiri ada 10 orang, 5 cowok dan 5 cewek, dimana yang asalnya dari teknik cuma gue dan sisanya dari jurusan-jurusan sosial yang cukup dikenal dengan fashionista mereka.

Jujur aja sih, selama KKN itu gue cukup ngerasa tersisih. Why? Soalnya yang lain nganggap gue ini anak cowok dan walhasil gue cukup dicuekin sih -_- rese gak tuh? Ditambah cewek-cewek lainnya doyan banget hijabing dan dandan. makin keleleplah gue ini -___________-

Sesuai kata Rasul, kalau kalian berteman dengan penjual minyak wangi maka kalian akan ketulan wanginya, sedang kalau kita bergaul dengan tukang besi maka tertular pula asemnya. It was a true story. Lama kelamaan gue mulai tergerus untuk mencoba-coba bersolek. tsaah.

Gue mulai dengan lotion, powder, cleanser, toner, dan bb cream. kenapa? soalnya di sana itu panas banget banget banget! keluar sekali, langsung gosong! -_-

Selanjutnya, mereka menjerumuskan gue untuk berlajar jilbab ala hijaber (gue emang selalunya pakai jilbab standar aja sih, even to the party). Sampai akhirnya, gue gak bisa hidup tanpa eyeliner. ulalala. Sekarang gue udah punya sedos lebih skincare+makeup army dan puluhan makeup+hijab tutorial plus rambuut yang udah panjang. 180 degrees transformation, yaks :p

Pokoknya, gue gak bisa lagi keluar dengan bareface, walaupun make up yang gue pake gak menor-menor amat sih. Gue bisanya cuma semi make up doang habisnya (masih pemula). Intinya harus ada sun protectionnya (hand and body, mozturizer, bb cream, etc), powder, eyeliner, mascara, lip gloss, and lip tint. We ready to go! :*

Buat saat ini gue masih sering trial and error sih buat nyari yang pas. And luckly muka gue itu gak sensitif amat, jadi gonta-ganti buat nyoba gak ada effect-nya sama muka gue.

Since gue mulai menekuni bidang ini, gue juga jadi akrab sama haul. Sebelum beli product, gue suka cari-cara reviewnya dulu, gak maukan beli kucing dalam karung. That's why gue pikir kenapa juga gue gak coba buat haul untuk product-product yang gue coba?

Dan taraaaang! Muncullah tulisan ini. Sayangnya, gadget gue hilang waktu ekspedisi 'back to the nature' dan gadget sekarang bikin malas buat ngambil gambar-gambar product lagi soalnya qualitasnya gak bagus. So, I will just share list products that I will review!

  1. Mizzu eyeliner and mascara
  2. Cathy Doll Magic Cream
  3. Cathy Doll Trio Lovely Lip Palate: Red Tone
  4. Maybelline Baby Lip: Pink Lolita
  5. Acnes: Facial Foam, Powder Lotion, UV Tint, and Pact Powder
  6. Naked 2
  7. Odbo Lip Tint: Red
  8. Citra: Pearly Bodywash, Pearly white UV, Night Whitening, Pearly facial foam, and hazeline pearly moisturaraizer
  9. Cathy Doll: Firming Chilli Bomb and Leg Essecnce
  10. Dolly Wink Eyeliner
  11. Maybelline Volume Express Mascara
  12. Maybelline Clear Smooth Foundation
  13. Youghurt Whitening 3 Minutes Body Mask


Itu aja sih dulu yang gue ingat. Banyak juga ya PR-nya. hahahaha. So, for haul-ers, please take care of me. Ini apa sih ya? -_-a

Okay, so maybe that's all for now. Anw, ini postingan gue yang pernah loh di 2014, yeah! Dan meskipun terlambat, tapi ya selamat tahun baru semuanya. semoga tahun ini bisa jadi lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya!

Ciaaaaaws!

-Newbie writer, iyad ;)

Kamis, 05 Desember 2013

Official Goodbye

Pernah gak sih, kalian ngerasa pas kalian bangun dan rasanya ada yang berubah?

Aku tahu.

Entah kenapa dan sejak kapan, tiba-tiba saja ada suatu godam besar yang menghantam seolah mengejek: "Kau menyukainya, bodoh!". Yap, maybe I like him more than I plan.

Start from now, let's just call him: Mr. Blue.

Kita memang sudah saling kenal, so I can make sure it's not love at the first sight. Tapi kita hanya sebatas kenalan yang kalau ketemu di jalan akan berhenti sebentar untuk mengatakan hi dan melanjutkan perjalanan. Tapi dunia punya rencanya sendiri, yaitu membuat kami bicara lebih banyak dibandingkan biasanya. Dan juga membuat kami mendapat lebih banyak perhatian dari orang-orang sekitar kami. Well, setelah dipikir-pikir aku merasa ini juga salah satu penyebab aku mulai memperhatikannya mungkin. Tapi aku tidak mau begitu ambil pusing karena aku tahu dia orang yang baik sama semua orang. Sadly, being nice dan PHP itu batasnya tipis banget. Dan paling kacau dari itu semua, ada seseorang yang memberi saran: sabar, tunggu saja, pasti ada hadiah untuk orang sabar.

"And you thought it would be funny to keep me hanging in suspense."


Sementara aku jadi makin sering menunggu dan berpikir tentang dia, dunia bersekongkol mengkhianatiku. Lagi lagi aku tidak tahu kenapa tiba-tiba kami jadi lebih parah daripada dua orang yang tidak saling kenal. We avoiding each other for unknowing reason. Aku tidak mengerti dan tidak bisa mengerti, kenapa bahkan kita tidak bisa bilang hi ketika ketemu. Hey, kita bahkan tidak pernah ada dalam hubungan romantis, kenapa kita jadi seperti orang yang saling menyakiti dan putus begini, sih?

Sudah setahun berlalu. Semakin lama rasanya semakin membingungkan. I'm happy just by thinking of all old memories, but lately it becomes more hard and tiring for me. If this is what people called love, then I'm feeling so sick with this love. So now, I decide to stop waiting. He didn't even tell me to wait, so what the hell I'm doing here, huh? I don't want to be stupid anymore.

"As your sympathetic whispers they told a tale of bad goodbyes.As I take this piece of you with me I'll carry to my grave.And knowing that for someone you're an angel sent to save."


Aku sudah jadi cukup pintar sekarang, jangan terlalu erat ikatannya, nanti sakit. Lagi pula sudah menjadi hak setiap individu untuk merdeka. Biarkan saja, kalau sudah "rumahnya" tidak akan kemana-mana cinta itu. Bisa saja pergi jauh, tapi pasti pulang. Pasti pulang.

I already care, think, and spend my time too much for him. Now it's my time for me and all about myself. I want to pursuit my other dreams and happiness. Yang pasti-pasti saja, aku tidak mau lagi menghabiskan waktuku untuk sesuatu yang tidak pasti. Ah, also for THE ONE who never leave me and always been there to calm me down, Allah.

Allah sudah berjanji kalau akan ada seseorang yang juga sedang berlari ke arahku sekarang, yang tidak membuatku menunggu karena dia akan datang tepat pada waktunya. Orang yang kalau akau bisa semakin memperbaiki diriku, dia juga akan semakin memperbaiki dirinya. Dan walaupun orang itu bukan Mr. Blue, Allah berjanji aku tetap akan bahagia.

"So let's drink to memories we shared.Down one for all the hopes and cares.Here's two for being unaware that you're gone.Because before too long you'll be a memory."


The last, I want to officially say "Goodbye" to Mr. Blue. There's always good in goodbye so I hope you can live well because I will live well for sure too. Dan kalau pun kita memang bukan jodoh, aku harap jika suatu saat kita bertemu di suatu tempat dengan pasangan masing-masing (bahkan keturunan masing-masing mungkin), saat itu kita bisa saling menyapa dan tersenyum seperti dulu. Seperti saat tidak ada apa-apa di antara kita. Ya, di antara kita memang tidak ada apa-apa, kan? I will keep my feeling for you as my secret and  let it be unknown by you till the end. Alone

Makassar, 6 Desember 2013. 
One Man Drinking Games by Mayday Parade, a glass of hot green tea, and here I am
Mature author that choose to move on.



Sabtu, 25 Februari 2012

Cogito Ergo Sum, Certamen Ergo Sum.

Hidup ini tidak sempurna. Dan bukankah kita pun yang menjalani hidup ini tidaklah sempurna, kan? Tapi karena tahu itu bukan berarti kita harus berhenti berusaha. Justru kita harus lebih berusaha, jauh jauh jauh dan jauh lebih keras karena kita tahu kegagalan selalu mengejar kita.

Dengan menyadari ketidaksempurnaan hidup ini, kita tahu kalau tidak selamanya hidup ini akan berputar satu arah. Yang sukses terus sukses, dan yang kalah akan selalu kalah. Tidak. Seorang yang berada di puncak bisa terjatuh, bukankah karena itu ada kata bawah? Dan orang yang berada di bawah bisa merangkak naik, bukankah karena itu ada kata atas?

Tiap manusia itu punya kekurangan dan kelemahan. Itu hal mutlak. Seperti yang saya bilang sebelumnya, tidak ada yang sempurna. Semua sama, tidak ada pengecualian. Yang pada akhirnya membuat kita berbeda hanya pada bagaimana kita menyikapinya. Dari cara kita itulah akhirnya kita suka tidak suka, akan dikelas-kelaskan dalam derajat yang bertingkat sesuai dengan kesetiaan kita pada upaya untuk membaikkan diri.

Ketidaksempurnaan hidup bisa memecahkan sebagian orang bahkan bukan hanya menjadi puing-puing namun bisa juga menjadi serpihan-serpihan yang tak tertolong lagi. Tapi juga bisa menyebabkan sebagian lain memecahkan rekor. Cara membawa dirimu, menentukan apakah kamu akan jatuh dan pecah atau berdiri gagah memecahkan rekor.

Tidak harus terlahir dari keluarga hebat kok untuk jadi hebat. Buktinya tidak sedikit orang yang justru dengan segala kekurangannya bisa menjadi sukses. Dan tidak harus terlahir dari keluarga pecundang untuk menjadi pecundang. Buktinya ada juga orang yang justru segala kelebihannya malah menjadi kelemahannya dan menjatuhkannya.

Sekali lagi saya ingin mengatakan kita sama, tidak ada pengecualian. Yang membedakan kita hanya cara menyikapi dan membawa diri. Dan itu semua bergantung pada hati. Ya, hati… sesuatu yang ada dalam diri setiap manusia yang terlahir di dunia ini. sesuatu yang membedakan baik dan buruk.

Dan bukankah ada yang bilang segala sesuatu itu tergantung niatnya? Dengan niat baik dan tekad kuat yang berasal dari hati yang besar… keajaiban bisa lahir dari sana. Saya percaya keajaiban itu ada. Tapi keajaiban itu pula saya percayai tidak datang begitu saja. Keajaiban itu bermula ketika kita percaya dan berpikir bahwa keajaiban itu ada. Cogito ergo sum. Dan dia betul-betul terlihat ketika kita berjuang untuk mewujudkannya. Certamen ergo sum. Kejaiban itu bukan suatu kebetulan yang datang tiba-tiba dengan sendirinya. Segalanya berasal dari pikiran dan diwujudkan dengan kerja keras.

Tidak ada kerja keras tanpa impian, dan tidak ada impian tanpa kerja keras!

Jika kamu punya impian, cita-cita yang bermakna, kekuatan pikiran yang luar biasa tetapi kamu sama sekali tidak pernah meneteskan keringat untuk memperjuangkan mimpimu itu, kamu tidak akan lebih dari seorang pembual!

Tapi jangan pula pernah bekerja keras tanpa ada impian. Kamu hanya akan kelelahan melangkah tanpa tujuan. Buta! Tidak ada perlabuhan. Tidak akan ada kepuasan dan kesenangan yang kamu peroleh dari tiap tetes keringatmu. Kamu hanya akan berakhir tidak dengan memegang permata, tetapi pasir yang hilang bersama tiupan angin. Dan itu tidak akan membuatmu lebih dari sekedar pembual bagi dunia ini.

Semua orang bisa bermimpi, mau itu sederhana atau luar biasa. Imajinasi itu bebas, tidak perlu merogoh saku dalam-dalam untuk memilikinya. Selama kamu bernapas, kamu berhak untuk bermimpi!

Juga tidak ada kriteria tertentu untuk bekerja keras. Jika kamu merasa dirimu besar atau lebih, kamu tetap harus bekerja keras. Selalu ada celah dalam setiap hal. Dan jika kamu merasa dirimu kurang dalam setiap keterbatasanmu, kamu tetap harus bekerja keras. Selalu ada harapan disetiap keterbatasan. Karena masih ada satu hal yang tidak boleh kita lupakan. Setiap kata diciptakan berpasangan. Disamping ketidaksempurnaan hidup, ada satu yang sempurna… Sang Pencipta. Dia yang Maha Adil, yang Maha Penyayang, yang Maha Pemurah, yang Maha Segalanya. Dia selalu punya rencana terbaik bagi hamba-Nya yang tidak pernah menyerah. Dia selalu adil dalam membalas setiap tetes keringat dan air matamu.

“Jangan pernah meremehkan kekuatan seorang manusia, karena Tuhan sedikit pun tidak pernah.”


So don’t stop dreaming, always keep the faith, pray and fight for it!

Di atas hidup yang tidak sempurna ini, sekali lagi saya berjanji untuk terus bermimpi dan berjuang. Love your dreams, love your fight and what you do, love your life with brave and never give up!

Yadd Dwianri.
-

Nb: Terima kasih yang sebesar-besarnya buat Mas Donny Dhirgantoro untuk setiap untaian kata dan buku-buku yang terus menginspirasi dan menguatkan saya. :)


Sabtu, 28 Januari 2012

Me, my update, and Goodreads

hai... sudah berapa lama sejak gue terakhir posting?
gak ada yang mau sibuk sibuk hitung ya? hahahaha :p

oke... belakangan ini meskipun gue punya banyak waktu buat online PC tapi gue jarang update blog karena ke addict sama namanya browsing dan... Goodreads!

salah satu situs penikmat buku itu selalu sukses menarik perhatian gue, sampai lupa waktu online-nya. kita bisa cari referensi buku bagus, buat review, baca tulisan buatan para penikmat buku dengan berbagai genre yang tersedia, dan ketemu banyak teman se-minat!



jadi niat buat mosting cerita di sana, tapi masih bingung, karena storyboardnya masih ngambang.

Story board? ya... setelah hiatus sekian lama karena lagi berusaha menata ulang kehidupan gue yang sempat hancur berantakan, akhirnya gue kembali ke salah satu kegemaran gue. menulis. dan kenapa gue balik nulis? karena dengan nulis gue bebas berekspresi jadi diri gue sendiri, wujudin mimpi-mimpi yang ada dalam khayalan gue, dan mencurahkan semua perasaan di sana. is it passion? i dunno. i just love it.



sekarang lagi ada beberapa cerita sih yang dikembangin. semoga sukses aja dah ya, gak kesangkut-sangkut lagi nulisnya. dan semoga cita-cita 'make a bestseller book' bisa terwujud!



oke, i must back to my Goodreads. kalau ada adari readers yang punya acc di sana, add me ya: Iyad Dwianri or just click this link: http://www.goodreads.com/iyayayadd :)

Keep on dreaming, read, write, and creative! :*


come back author, yadd :)

Senin, 19 Desember 2011

One of My Future Plans

oke. gue balik lagi di tengah cuaca yang galaunya naujubileh dan sukses bikin gue flu gak ketulung -_-"





sekarang gue pengen curhat tentang salah satu rencana masa depan gue, sebagai seorang mahasiswi toladan khususnya. Tugas Akhir a.k.a Skripsi.



Hampir tiga tahun saya kuliah (ternyata). Sudah tua juga ternyata, sudah dipanggil kakak di kampus. ya, sekarang gue udah mau pindah aja ke semester 6, mikir-mikir juga udah mulai lumutan di kampus. so sebagai anak yang selama ini berprestasi baik *sombongakut*, gue udah dikejar deadline wisuda!




sekarang gue lagi planning buat sistem pendeteksi kanker otak buat pra-diagnosis. jadi buat para dokter gakusah takut kegeser sama kejeniusan gue. gue bakalan tetap nyarin para calon user gue ke kalian kok *ceesan*



kalo mau jujur, alasan kenapa gue milih "medical engineering" ya, sekalian buat ngabulin obsesi keluarga yang pengen punya anak dokter sih. soalnya anak cewek kiyut-kiyutnya ini ngotot pengen jadi engineer! hahahaha *waham* :p



tapi gue sebenarnya masih bingung nih program pengen diapaan sih. bingung nyari datanya juga... -______- gue harus berkutat dengan buku-buku kanker dan otak, interview dokter-dokter yang gue kenal, nyari kenalan yang tau. berasa anak medik gue, semoga aja program-program isi kepala gue gak ketiban sama tuh materi baru yang buat otak berputar 180 derajat. masih ada 3 hari exam gue :(

well, di-ending curhatan gue ini, please cutie readers, doakan gue bisa sukses yaaa... *mukamelas*



okeee, gue pengen lanjut baca-baca artikel lagi demi masa depan ST yang lebih baik lagi... :D



nb: sebelum gue kabur nih ya, gue kasih deh repost tips tentang skripsi :p (cc: http://fandirsch.blogspot.com/2011/01/lengkap-10-rahasia-cara-mudah.html)

TA-THESIS-SKRIPSI TA-Skripsi-Tesis atau apa aja namanya memang dianggap menjadi suatu yang menakutkan bagi mahasiswa, karena merupakan prasyarat akhir sebelum wisuda, sebenarnya kalau dicermati hal tersebut adalah mudah saja, hanya kita sudah menganggapnya sesuatu hal yang sulit untuk diselesaikan. Nah berikut akan dijelaskan langkah-langkah mudah bagaimana menyelesaikan TA-Skripsi-Tesis yang sebenarnya jika kita mau sedikit santai akan terasa mudah bahkan akan dapat mengembangkan wawasan anda apa arti penelitian lebih luas jika anda menikmatinya... langkah-langkah dan segala sesuatu hal yang diperlukan akan saya jelaskan sebagai berikut:

1. Jangan Terlalu Idealis dan Perfeksionis
Banyak mahasiswa yang ingin penelitiannya lain daripada yang lain dengan memaksakan idenya atau ingin skripsinya sempurna, hehehe mungkin ingin dianggap hebat dan lebih baik dari pada yang lainnya wajar kok.
Tapi biasanya mereka yang demikian ini cenderung kesulitan pada akhirnya dan menjadikan penelitiannya malah gak selesai. Jadi intinya biasa aja ambil aja topik atau kajian yang umum dan ringan-ringan aja, intinya anda memahami apa yang akan anda teliti, percuma kan anda meneliti tetapi anda tidak tau arah penelitian anda nantinya. Karena pada intinya yang namanya Ta-Skripsi-Thesis itu cuman pembelajaran untuk mempelajari fenomena yang terjadi ketika anda telah terjun ke lapangan, menjumpai temuan atau permasalahan dan menemukan cara menyelesaikannya. Kalau toh tetep ngeyel pengen menuangkan ide yang pikiran anda sendiri nantinya juga ga masalah kan, karena pada tahap awal anda sudah belajar melakukan penelitian yang mudah, sehingga tau bagaimana membuat suatu penelitian yang lebih baik. Hehe intinya setelah belajar yang mudah nanti yang sulitpun anda akan tetap bisa.

2. Mengambil Kajian Yang Sederhana
Ambil judul yang umum, jangan takut judul pasaran, yang penting anda menguasai latar belakang dan permasalahan dosen pasti akan berpikir dua kali untuk gak acc judul anda. Contoh ringan ambil aja judul yang ada di http://www.skripsi-gratis.co.cc/ ikuti ketentuannya agar mendapatkan proposal gratisnya. Ambil judul sembarang sesuai dengan kajian anda, kemudian pelajari proposal atau bab 1- 3 yang dikirimkan mulai pendahuluan, landasan teori dan metpennya. Cara mempelajari yang baik adalah dengan rileks dan santai umpamakan aja anda sedang membaca buku, novel atau komik kesukaan anda. Jadi ketika anda membaca buku, novel atau komik kesukaan anda ketika ditanya jalan cerita anda bisa menjelaskannya dengan mudah karena anda rilek dan menyukai, nah kenapa membaca skripsi tidak seperti itu hehehehe kan ntar kalau ditanya tentang skripsi yang anda tulis anda pasti bisa menjelaskannya, nggak perlu belajar lagi kan. Klo anda ambil topik yang sulit meski anda tertarik kadang masih kesulitan memahami dan sulit juga dalam mencari teori, belum lagi lagi pasti banyak revisi yang bikin pusing dijamin dech ga bakal cepet kelar tuch penelitian.

3. Menjalin Komunikasi Dengan Pembimbing (Dosen)
Sebenarnya klo mau jujur ga ada dosen pembimbing yang mempersulit mahasiswa bimbingannya, yang ada hanya mahasiswa yang merasa dipersulit, kenapa? Penyebab utamanya biasanya adalah kita kurang menguasai bahan atau topik penelitian kita, sehingga ketika ditanya mahasiswa dianggap kurang bisa menjelaskan, tentunya dosen menganggap hal ini akan mempersulit mahasiswa nantinya dalam mempertanggungjawabkan hasil penelitiannya, nah akhirnya dosen memberikan saran atau revisi agar lebih mudah..hehehe. Tapi uniknya karena kebanyakan mahasiswa hanya ya...pak, ya...bu akhirnya mereka merasa kesulitan sendiri, karena kebanyakan juga mereka ngga ngerti apa yang dimaksudkan dosen pembimbing, nah disini mahasiswa merasa dipersulit. (Lagian klo di logika mana ada dosen yang suka mahasiswanya bimbingan ga selesai2 mending kan cepet selesai trus ngerjain yang lain ya ...kan).

4. Jangan Pernah Takut Rumus Atau Angka
Kalau yang ini khusus buat mahasiswa ekonomi dan fisip aja kali, hehehe soalnya jarang jg penelitian hukum pake rumus. Artinya ketika akan menentukan judul sebenarnya lebih mudah yang pake metode kuantitatif daripada kualitatif, soalnya dengan kuantitatif peneliti atau mahasiswa sudah punya hasil analisis dalam bentuk angka yang sudah dihasilkan dari hasil penelitiannya nah tinggal menjelaskan aja kan, klo kualitatif wah kita harus pandai2 mengarang, soalnya pertanyaan bisa lebih bermacam-macam.
Contohnya begini: Dari judul skripsi kuantitatif seperti “Analisis Pengaruh Bauran Promosi Terhadap Penjualan” dari judul itu paling kita hanya menjelaskan seberapa besar aja pengaruh bauran promosi terhadap penjualan. Dan hasil seberapa besar itu dah ada di hasil analisis kita, kita juga hanya menjelaskan ada pengaruh apa tidak yang hasil dan kriteria ada atau tidaknya sudah ada di skripsi kita.
Klo judulnya kualitatif seperti “Pelaksanaan promosi terhadap penjualan ptX” wah permasalahannya bisa ribet kita harus paham benar pelaksanaan promosi yang baik, kurangnya dimana, kita harus ngapain hehe dan berbagai macam pertanyaan yang lainnya.
Masalah rumus santai aja, kenapa kita ngga pernah takut ketika kita tau kalau rumus luas adalah panjang x lebar, atau rumus segitiga setengah alas x tinggi, nah kenapa kita sekarang takut klo rumus mencari pengaruh adalah dengan menggunakan regresi y = a + bx (rumus regresi sederhana), rumus cari hubungan adalah korelasi, atau berbagai macam rumus lainnya, Nah sebenarnya kan sudah bisa dijelaskan klo rumus ya rumus ga mungkin kita disuruh menjelaskan kenapa rumus luas itu panjang x lebar ia kan.
Gampangnya rumus itu kaya alat ngolah data aja supaya tau hasilnya, dapat kita terjemahkan umpamanya ada ikan dan kita ingin ikan masak, maka untuk menggoreng ya pake penggorengan, untuk merebus ya pake panci, untuk membakar ikan tersebut ya harus pake panggangan, tidak mungkin kita merebus dengan minyak goreng dan penggorengan, tidak mungkin kita ingin ikan bakar tapi kita masukkan ikan tersebut kedalam air mendidih, sama seperti alat masak tadi, rumus juga alat kenapa takut...

5. Pahami Tahap Penyusunan Penelitian
Biar penelitian cepat selesai sebenarnya kita hanya perlu belajar tentang tahapan penyusunan aja mulai pendahuluan sampai kesimpulan, memang lain lain kampus lain pula cara atau format penulisannya tapi pada intinya sama. Adapun tahapan yang umum dari penulisan ta-skripsi-thesis adalah sebagai berikut:

Pendahuluan
Bab ini berisi latar belakang kenapa kita mengambil judul, secara umum menggambarkan secara singkat tentang topik yang akan kita bahas. Selanjutnya adalah permasalahan/masalah penelitian dimana dari latar belakang tadi kita mengemukakan permasalahan yang ada untuk diselesaikan, kemudian ada tujuan penelitian dimana dalam sub bab ini kita mengemukakan tujuan yang pada intinya tujuan merupakan gambaran dari permasalahan yang harus kita selesaikan jadi masalah dan tujuan harus sinkron atau mudahnya tujuan pada intinya ya harus menyelesaikan masalah. Selanjutnya adalah manfaat atau kegunaan penelitian dimana dalam sub bab ini biasanya menjelaskan manfaat dari penelitian yang kita lakukan. Biasanya manfaat ini terbagi atas manfaat praktis dan teoritis, tetapi ada juga yang menggunakan model menunjukkan kegunaan manfaat bagi penulis, perusahaan, dan peneliti lain. Tetapi pada intinya sub bab manfaat penelitian ini harus mampu menunjukkan apa manfaat penelitian yang dilakukan ini ke depan. Dan biasanya ada yang ditambahkan dengan sistematika penulisan, yang berisi bentuk kerangka penulisan kita mulai dari pendahuluan hingga penutup.

TEORI DAN HIPOTESIS
Selanjutnya setelah menjelaskan pendahuluan, maka suatu penelitian yang baik harus didasari oleh teori-teori yang baik pula, mudahnya kita tidak bisa dengan mudah mengambil suatu judul misal “pengaruh bauran promosi terhadap penjualan pt.x” tanpa kita menjelaskan apa arti bauran promosi, apa arti penjualan dll. Nah disinilah pentingnya bab landasan teori, kerangka teori, tinjauan pustaka atau apapun namanya diperlukan dalam suatu skripsi atau thesis. Hal tersebut dikarenakan dalam bab ini akan menjelaskan definisi dari sesuatu (variabel-variabel) yang akan kita teliti sesuai dengan pendapat para ahli yang telah ahli di bidangnya dalam bentuk literatur atau buku penunjang. Setelah menjelaskan masing-masing akhirnya kita dapat menentukan hipotesis/dugaan (untuk penelitian menggunakan hipotesis) atau bahasa mudahnya setelah kita membaca dan menyajikan teori dari para ahli kemudian kita menduga, nah adanya dugaan ini kita sesuaikan dengan permasalahan dan tujuan dari penulisan. Misalnya kalau tujuannya berisi “untuk menganalisis pengaruh secara bersama-sama” tentu saja hipotesis atau dugaannya adalah “diduga ada pengaruh secara bersama sama” demikian seterusnya.

METODE PENELITIAN
Dalam bab ini berisi urutan atau tata cara dalam membuktikan dugaan/hipotesis yang ada. Biasanya berisi variabel yang kita teliti, lokasi, populasi sampel, sumber data, teknik pengumpulan data dan setelah data kita peroleh, tentu saja yang terakhir adalah cara kita mengolah data tersebut sesuai permasalahan, tujuan dan hipotesis yang ada, dimana dikenal dengan Teknik Analisis Data. Dalam Teknik analisis data kita sesuaikan apakah pakai kuanti atau kuali, kalau kuanti pake rumus apa, dan juga apa kriterianya. (Makanya rumus cuman alat untuk mencari hasil saja)

HASIL DAN PEMBAHASAN, KESIMPULAN
Bab ini berisi temuan dilapangan dan dengan menggunakan metode penelitian dan teknik analisis yang telah dijelaskan akan disajikan hasil penelitian dan selanjutnya dibahas apa hasilnya sesuai dengan permasalahan, tujuan dan hipotesis yang telah dikemukakan sebelumnya, nah selanjutnya tinggal dibuat kesimpulanya dimana kesimpulan ini juga harus sesuai dengan permasalahan, tujuan dan hipotesis yang telah dikemukakan. NAH MUDAH BUKAN!!

6. DAFTAR PUSTAKA (JANGAN TAKUT MEMODIFIKASI ISI SKRIPSI)
Seperti ketika kita kesulitan untuk mencari bahan literatur yang baru, santai aja ganti aja literatur tahun lama dengan tahun yang baru, lagian pasti kalau judul pengarangnya sama pasti isinya juga sama cuman beda halaman aja, yang penting biar ga ketahuan ganti juga daftar pustakanya. Dari pengalaman saya sejak tahun 1998-2008 dalam membuat skripsi jarang juga dosen yang cek sampai detail paling 5 dosen dari 100 mahasiswa. (dalam 1 semester 40-50 orang mahasiswa yang saya bantu). Kalau masalah kesulitan data modifikasi aja tahunnya jadi yang terbaru (untuk data-data tertentu aja yang ga bisa dimodifikasi misalnya yang berkaitan dengan saham atau pemerintahan tapi kalau u yakin jg ga masalah yang penting bisa menjelaskan)

7. JANGAN MELIHAT HASIL TEMAN
Jangan pernah membandingkan hasil penelitian anda dengan hasil teman anda, yang ada anda hanya akan bingung karena belum tentu metode teman sama dengan punya anda, yang penting anda belajar dan yakin aja punya anda yang terbaik.

8. PERHATIKAN WAKTU BIMBINGAN
Sekiler apapun pembimbing menurut anda tapi kalau anda memilih waktu yang tepat pasti anda akan dibimbing dengan benar, artinya kita juga harus memperhatikan saat akan bimbingan dosen lagi sibuk apa nyantai, nah misalnya dengan menanyakan apakah dosen pembimbing ada waktu, soalnya kalau mereka pas lagi sibuk2nya ya jangan salah kan kalau dibaca sekilas ya mending kalau di acc tapi kalau dicoret2 dan kita ngga sempat diskusi payah kan. .

9. JANGAN TAKUT DEADLINE
Ini biasanya penyakit mahasiswa yang takut ketika teman selesai dan adanya deadline dari kampus, ini malah bikin konsentrasi anda buyar dan skripsi malah bisa ga selesai atau bisa selesai tapi biasanya ga maksimal, klo ada dealine dari kampus pastikan sendiri kebenarannya dan anda tetap tenang aja, soalnya belajar dari pengalaman jarang kampus yang kegiatannya sesuai kalender akademik Doain aja molor.

10. JANGAN PERNAH MEMPREDIKSI PERTANYAAN WAKTU UJIAN
Sudah bukan rahasia umum lagi saat akan mendekati ujian anda pasti berpikir besok ditanya apa ya? Apa lagi tanya teman yang sudah ujian dulu wah jangan itu bikin pikiran, mending mulai sekarang saya ajari memprediksi secara tepat bahwa yang akan ditanya waktu ujian ya bab pendahuluan sampai kesimpulan ya kan.... Nah makanya konsentrasi aja belajar biar ilang rasa takut besok ditanya apa.

Senin, 05 Desember 2011

Galau Tugas #GalauItuSederhana -_____-"

oke, mari kembali menulis, nge-dear diary atau apalah itu sebutannya.
tema kali ini adalah: Galau karena tugas yang numpuk dan deadline...





gilak! belakangan ini gue teler banget, bolak-balik liat laporan dan project-project sampai mata sepet liat laptop. parahnya bisa sampai kayak gini meeennn!








oke oke oke, gue tau gue pernah bilang kalau gue mau berdamai dengan kuliah gue. tapi seusaha-usahanya gue entah demi apadah itu dosen yang masuk dan nggak seenaknya berlomba-lomba ngasih project akhir. satu sih oke, kalo langsung menggunung kan ribet juga kerjanya. dan buat mereka, please think... kehidupan mahasiswa tuuh gak sekedar kuliah dan tugas kalian. gue juga harus latihan padus sampe malam nyaris tiap hari... oh God!

kalau udah dikejar deadline, mana harus buat aplikasi, laporan, dan ppt gimana gak galau coba?? jadi, wajar dan normal bagi seorang mahasiswa kayak gue galau kan? yang tidak wajar adalah tidak pusing dan meninggalkan semua masalah dengan tugas-tugas kuliah yang menumpuk apalagi bug-bug error yang tidak berujung ketemu membuat gigit laptop -_____-" #silapticjaditumbal





pengen banget rasanya lari ketemu dosennya mohon-mohon batalin semua tugas yang apadah gak nyante banget!

Hahahahha... Oke, random. Daripada ke-random-an akan galau tugas gue teruskan, lebih baik gue kenalin nih tugas-tugas gue. Biar ikutan pusing sekalian! wkwkwkwkwk #ketawaiblis XD

1. Basis data. oke kedengaran gampang. tapi kalo harus ngerjain kurang dari 24 jam? mundur gue. mana harus ada ppt dan laporan pula. makkk, gak gak gak kuatt~ #7iconsmode

2. Interaksi Manusia dan Komputer a.k.a IMK. kedengaran mudah, tapi tapi tapi... langsung dapat 4 tugas sekaligus mana dosennya minta pres tapi harus dikejar-kejar lagi. gue sampai masuk 4 kali seminggu! God... obsesi tenar kali ya tuh dosen? -___-" dan please oh please... ditugas terakhir itu gue harus buat project besar yang cara ngerjainnya belum pernah gue pelajarin. apadah sesuatu banget ya... so tell me how to make it?

3. Rekayasa Perangkat Lunak a.k.a RPL. ini sih yahh lumayan, tapi desain-desainnya itu loh bikin pusing.

4. Sistem Informasi. apadah pula ini mata kuliah satu. dosennya baru sekali masuk langsung ngasih 4 paper! ampun... mana temanya "mudah" sekali sodarah sodarah -____-"

5. and the last and the most galau-ing tugas #jengjengjengjeng! mari kita sambut... ANIMASI!!! sumpah galauin minta ampun banget nih tugas sampai gue nggak pulang-pulang selama 2 hari! mana mendekati deadline laptop yang dipake kerja entah kecentilan atau apa namanya rusak! selamat yaaa...

pusing kah pemirsah?! kalau kagak, bantuin gue dong oe! -_____-"

sebenarnya sih gak terlalu galau seandainya tidak ada latihan padus, tapi dengan nyelenehnya tugas datang disaat yang bersamaan.. TT_TT jadilah saya harus stay awake sampai pagi dengan tidur minim dan mata panda! ohhh... this eyebags problem getting worst pemirsah. jereng sudah mata gue. 0_0



Ha. yah sudahlah. AT LAST, I'M LAZY TO DO ALL MY HOMEWORK. yeah, may God gimme strength to do that. but not now ya. soalnya gue masih perlu di-charge sama si kasur, habis kencan sama begadang sih... -___-





p.s: need HOLIDAY please TT_TT


Kamis, 04 Agustus 2011

my update

oia, marhaban ya ramadhan buat semua umat muslim. semoga bulan ini segala aktivitas kita jadi berkah ya :D

now I'm at BPD Gapensi Sul-Sel. lagi Kerja Praktek (KP) sampai 31 Agustus. setelah sebulan lalu KP nya di PLN Rayon Makassar Selatan. baru masuk 3 hari sih, masih berusaha berdamai dengan jadwal bangun pagi, nahan ngantuk, apalagi puasa-puasa gini.

sekarang juga sedang sibuk berkutat dengan yang namanya Joomla! OMG, ini baru juga instalnya udah bikin puyeng amat ==a
yah but once again, I tried to be friendly :)

ahhh... sekarang saya juga sedang sibuk mendownload dan menamatkan sebuah manga phycologi, DOUBT! aduh, gak pernah ngintip sih nggak apa, tapi kalo udah ngelirik dikit aja ampun deh, gak bisa nahan... >,<


Sabtu, 29 Januari 2011

Tell Me "Goodbye"



No farewell words were spoken
No time to say goodbye
You were gone before we knew it
And only God knows why

Hardest Part




Aku sulit belajar ikhlas ya Allah…

Selasa, 04 Januari 2011

how bout you?



Hidup ini katanya adalah pilihan.

Kita lah yang memilih akan seperti apa hidup ini berjalan.

Apakah itu bahagia, susah, sakit, sedih, gundah, dan berbagai pilihan perasaan lainnya, kita lah yang memilihnya seperti itu.

Kalau kita terluka itu karena kita memilih untuk merasa terluka, begitupun bahagia karena kita memilih untuk membuat diri kita merasa bahagia.

Kalau seperti itu, kenapa kita bisa merasakan yang lain? Bukankah semuanya pasti mau bahagia? Pasti mereka memilih bahagia, kan?

Tapi hati mereka tidak memilih untuk merasa bahagia. That’s why…

Jujur, saya sendiripun masih belum mengerti bagaimana caranya memilih untuk merasa bahagia. Hingga saat ini yang saya tahu saya hanya membiarkan diri saya hidup dan merasakan bersama bergulirnya waktu.

Mungkin suatu hari saya akan mengerti. Entahlah.

Bagiamana dengan kalian?

My Doubutsu Uranai Result



You are Black Monkey, who has a pretty and a cheerful smile.

People depend on you for your kindness and the way you take care of them.

You don't possess feminine emotional attraction, but you can make decisions calmly and efficiently.

You can go on living with patience.

You don't have strong identity, you are straightforward person, and lead consistent life.

You will lead a happy and lively life if you put yourself as number two and work under someone.

You are not very good at reading other people's mind, but you can have a relationship without making others incurring displeasure.

You tend to be rather nervous, and if you don't try to relax, you will get mentally tired.

Although you are weak on instinct, you can carry out things rationally.

And in real life, you don't get interested in hobbies and culture, but you seek for materialistic things.
Your objective in life is to lead a life for both personal interest and practical benefit.

You don't like to loose, and because you put in great effort, you will not give up halfway and can be full of sprit.

But you can lack foresight and are not good at deep speculation.

You may be taken advantage of yourself.

Your cheerful and generous character is popular among men.

together we share :)



Tangan itu tetap terulur.
Tidak peduli tangannya membeku ketika tangaku yang dingin menyentuhnya,
Dia tetap menggenggamnya erat…
Ya Allah, inikah yang namanya berbagi?
Sepertinya aku sedikit mengerti itu sekarang…

Terima kasih membawanya dalam hidupku untuk mengajariku ya Allah…
Terima kasih ada ‘dia’ dalam buku hidupku…
Terima kasih untuk genggaman hangatmu yang tidak pernah lelah terulur padaku.

Mari berbagi… :)

Minggu, 02 Januari 2011

why we must losing?



"Kehilangan itu nggak enak ya..."
"Sangat..."
"Kalau begitu kenapa kita harus kehilangan?"
"Supaya kita belajar lebih baik dan berusaha untuk melindungi yang kita miliki..."

I'll make it easy, just give me more time...



Aku akan membuat ini lebih mudah…

Aku tidak akan memaksamu untuk percaya dalam sekejap, aku bisa menunggu… aku tidak berjanji ini akan mudah juga tidak berjanji akan menyembuhkan lukamu secara total dan tidak pernah melukaimu. Tapi aku bisa menjanjikan untuk selalu ada menanggung rintangan bersamamu, merasakan sakitmu, berbagi bebanmu, dan menangis bersamamu. Tidak peduli kamu melakukan apapun, aku akan selalu di sisimu, menemanimu.

Apa kamu tahu, aku tidak pernah bisa membayangkan bagaimana kalau aku harus hidup tanpamu. Bagaimana aku tidak memiliki tawamu lagi dalam hidupku. Aku tidak tahu. Atau lebih tepatnya aku tidak mau tahu itu.

Mungkin saat ini apa yang aku katakan terdengar terlalu dini, tapi aku akan menghabiskan hidupku bersamamu. Maka… beri aku waktu untuk membuktikannya…

Rabu, 08 Desember 2010

hay, ayah!

-Tuesday, December 07, 2010-
Aku melirik handphone ku yang bergetar.

1 new message.
Maaf, rapat hari ini dipindahkan jadi rabu berhubung ada ayah dari teman kita yang meninggal.


Simple. Apa masalahnya?
Tapi tidak buatku.

ayah dari teman kita yang meninggal

kata-kata itu… kata-kata yang sama yang pernah orang-orang gunakan untuk mendeskripsikan keadaanku.

Membuatku kembali sadar kalau aku sudah kehilangan.

Kalau mau jujur, sampai saat ini aku masih berusaha menghindar dari kenyataan itu. Berusaha melawan goresan yang telah Tuhan tulis dalam buku hidupku. Berpura-pura bodoh untuk mencernanya.

Tapi fakta tetaplah fakta. Kenyataan.

Sekeras apapun aku mencoba melawan, aku pasti kalah. Aku tahu itu dari dulu, dulu sekali. Tapi tetap saja, tidak mau menyerah.

Ayah…
Ah, aku benci mengingat ayah!
Saat ini aku masih benci mengingat ayah...
Karena setiap kali mengingatnya, aku pasti masih menangis.
Dan aku benci menangis. Karena aku ini anak yang kuat.
Mungkin berusaha kuat yang tepat. Tapi aku tidak peduli itu. Aku hanya tidak boleh menangis.
Aku harus lebih kuat dari yang lain. Stay strong.

Tapi… ayah, kau membuatku rapuh…
Kenapa kau begitu kejam padaku?
Kau hadir dalam hidupku tanpa ku minta, lalu kau meninggalkanku begitu saja saat aku memohonmu untuk tetap di sini. Permainan apa yang sedang kita mainkan di sini? Petak umpet, kah? Aku menyerah, oke? Jadi aku minta keluarlah!

Kenapa tidak mau muncul? Membenciku kah?
Ya, aku memang bukan anak yang baik. Aku akui itu. Aku memang sudah membuatmu kecewa, aku memang sudah menentangmu dengan memilih jalan hidupku sendiri. Tapi kalau kau beri aku waktu, aku akan berusaha hingga akhir kali ini. Aku rela meninggalkan keinginanku asal kau mau kembali. Aku mohon tetaplah di sisiku, ayah. Temani aku… tak apa kau marahi aku seperti biasa, taka pa kau menyuruhku ini-itu, ayolah… aku tak apa!

Lagipula kau pernah bilangkan kalau kau mau melihatku sukses. Kau mau hadir di wisudaku. Sekarang aku sedang berproses. Aku sedang berusaha mewujudkan mimpimu secepatnya. Aku berusaha ayah. Kau harus tahu aku berusaha. Kau lihat kan? Tapi kau berbohong padaku! Kau tidak mau hadir! Kau tidak akan pernah hadir! Karena kau sudah pergi, kan? Kau menipuku! Melihatku di ospek saja tidak.. kau terlalu cepat pergi ayah. Padahal di wisuda nanti aku akan menjadi gadismu yang manis. Kau pasti akan menyesal melewatkannya. Andai kau tinggal sedikit lebih lama…

Ayah… aku menangis…
Dulu kau selalu bilang ,”berhenti menangis, ayah tahu kamu kuat. Anak kuat tidak menagis.”
Dulu aku benci mendengarmu mengatakan itu. Saat itu aku hanya anak kecil yang wajar kalau menangis. Kenapa kau melarangku? Dan kenapa hanya aku sementara saudariku yang lain bisa? Tapi kini aku sadar, kau mengatakan itu karena kau sangat menyayangiku dan percaya padaku. Karena kau tidak bisa melihatku menangis. Karena melihatku menangis membuatmu sedih dan terluka. Iya kan ayah? Kenapa tidak menjawab? Kalau aku hitung sampai 3 kau tidak menjawab maka aku akan menjawabnya iya. 1… 2… 3… kalau begitu iya. Jangan salahkan aku kalau aku geer, kau yang memilih diam.

Ayah.. adakah kau lelah dengan hidup ini hingga kau memutuskan beristirahat dan tidak bangun lagi? Ayah, 1 kali aja bangunlah. Aku berjanji aku akan memijitmu. Aku akan menyiapkan teh hangat untukmu. Aku akan menjadi anak baik. Aku janji ayah. Tolong buka matamu sekali lagi. Agar aku bisa berbicara denganmu. Setidaknya aku bisa meminta maaf padamu untuk semua salahku. Aku juga mau bilang terima kasih untuk mengukir kisah yang berharga dalam buku hidupku dengan kehadiranmu. Juga… untuk 1 hal yang belum pernah aku katakan padamu…

“Ayah… aku menyayangimu…”

Kau terlalu tergesa-gesa ayah. Kau juga terlalu baik jadi manusia, makanya Tuhan jadi menyukaimu dan memintamu menemani-Nya…

Ayah… ayah… ayah…

Aku masih menangis… jangan marah padaku ya… aku masih lemah… aku masih belum bisa menerima semuanya… ayah harus memaklumiku karena ayah pergi meninggalkanku terlalu tiba-tiba… ayah harus beri aku waktu. Deal?

Ayah tahu lagunya Tommy Page, judulnya Time.
Ayah tidak tahu? Kalau begitu aku nyanyikan buat ayah ya…

I remember the day you say goodbye
Something was calling you
I could read it in your eyes
You told me that someday you'd meet again
But deep inside I always knew
This was the end
I remember those words you claimed
As I stood in the pouring rain
When I showed my heart would never be the same

You told me time will always heal the pain
Bring the sun and dry the rain
You need to solve and think our problems through
You told me time is always in my side
To turn the reason,change the tide
Things work out with time if you want them to
Why can't time make you stop

Loving you
It wasn't very easy when you left
Every mention of your name
Would get me so upset
I trapped my emotions deep inside
And I don't like,I didn't care
With hope this word sub-side
I remember those words you claimed
As I stood in the pouring rain
When I showed my heart would never be the same

You told me time will always heal the pain
Bring the sun and dry the rain
You need to solve and think our problems through
You told me time is always in my side
To turn the reason,change the tide
Things work out with time if you want them to
Why can't time make you stop

I try to get you off my mind
I live my life just wasting time
Hoping that someday I can say the same

You told me time will always heal the pain
Bring the sun and dry the rain
You need to solve and think our problems through
You told me time is always in my side
To turn the reason,change the tide
Things work out with time if you want them to
Why can't time make you stop


Ayah sudah dengar? Baguskan ayah? Waktu.. ayah, waktu… aku hanya butuh waktu hingga aku akan tersenyum lagi saat mengingatmu tanpa air mata. Tapi ayah, aku menangis bukan karena aku membencimu, aku hanya terlampau menyayangimu hingga terluka karena kehilanganmu. Jangan khawatir. Tetap aja katakan kalau aku kuat ayah. Tetaplah jadi ayahku yang seperti itu.

Oia, Kepalaku pusing ayah, aku ingin istirahat dulu. Aku sudah terlampau lama merecokimu hari ini. Maaf ya ayah… istirahatlah lagi. Aku akan mengunjungi dan berbagi cerita denganmu lagi nanti. Dah ayah… istirahatlah dengan damai ya…

Minggu, 05 Desember 2010

long time

yeha, long time!
long time not see you my readers! :)
how are you?

emh... belakangan ini agak sibuk jadinya ya jarang online ditambah dengan menghilangnya koneksi curian. wkwkwkwkwkw XDD #kere

oia, just for info...
jumat, 3-12-2010 = hari terpanas sedunia.

bayangin ya, dari awal datang ke kampus sudah kena marah dari dosen, terus teman-teman pada adu mulut, kepala mumet, sakit... gyaa~ what a beautiful day, right?

but, after the hurricane there's a rainbow, right?
dan sekarang yang gue rasain sudah melihat pelangi :D

oia... apa kalian tahu, ada yang namanya pelangi dalam kegelapan. tidak percaya, kan? soalnya pelangi kan terbentuk karena pembiasan cahaya. tapi sumpah ini ada. namanya cahaya galaksi. cantikkk~!

cekidot~



what's your opinion? ;)

Jumat, 12 November 2010

update

annyeongggg~

ahhh~ sudah lama sekali rasanya tidak update nih blog. hehehehe~

terlalu sibuk dengan dunia nyata ini kayaknya <-- Sok :p



emh, oia!

beberapa hari yang lalu... emh, selasa mungkin.
aku melarikan diri dari semuanya. menghabiskan waktu di bawah hujan sambil berjalan tanpa tujuan. hingga akhirnya kakiku menuntunku ke dermaga, tempatku biasa duduk memandang langit senja.


ya, hal itu memang biasanya bisa memperbaiki perasaanku.


hari itu aku duduk di sana lama~ sekali!

hingga 3 orang anak kecil menghampiriku. mereka adalah anak kecil yang biasa berenang di dekat dermaga itu. mereka sangat lucu. meloncat ke dalam air dan bermain. dari dermaga aku mengamati mereka lalu mulai mengambil gambar mereka. lalu mereka memintaku merekam mereka. setelah merekam kami menontonnya bersama.

kami bercerita dan tertawa. perasaanku jadi sedikit lebih ringan.

lalu kami pun akhirnya berjanji untuk bertemu lagi di minggu pagi. tidak sabar menunggu! adik-adik dermaga ku~!!! :D

oia, hari ini tanggal 12 november 2010 akan ada 2 ucapan selamat:

1. selamat 17 bln

2. selamat menempuh hidup baru kak anti dan kak aan! semoga menjadi keluarga yang sakinah! amin!

oia, visit my FB buat baca FF buatan ku!
yadd nurjihad dwianri

or

twitt me @superyoungwoon :)

Sabtu, 17 Juli 2010

Limit

kemarin... setelah seminggu menghilang, akhirnya aku kembali mengukir jejak di sana. canggung memang... agak asing memang... tapi demi mereka "saudaraku", aku harus pulang ke "rumah kecil" kami.

suasana tampak sepi, emh... ternyata sebagian sudah ada yang ke TKP. aku mendengar orang berbicara mekanisme yang tidak satupun kupahami. lalu dengan sedikit keberanian demi memuaskan hasrat tanyaku, akupun angkat suara. "Di mana tempat saya? ada yang tahu?"

akhirnya seorang saudaraku menyuruhku ke papan pengumuman. aku pun berjalan. meneliti setiap kertas demi kertas... namaku tak ada. nihil. jadi, di mana tempatku?

sedikit rasa sakit terbesit di hatiku. kenapa ini? kenapa begini? kalian melupakanku? jadi di mana seharusnya aku berada sekarang? apakah kembali ke rumah kecil ini salah?

ditengah kegundahanku, "saudaraku" datang dan menghiburku. yaa.. mungkin saja karena aku tidak pernah muncul belakangan ini makanya mereka tidak menulisnya. yaa... mungkin.

aku berusaha tetap bertahan dan tersenyum. terima kasih "saudaraku" :)

dengan muka yang ditebalkan, aku ikut juga ke TKP, tempat beberapa "saudaraku" berada. kami berkumpul, kami tertawa, kami bahagia... hingga hari semakin larut... dan perlahan-lahan... tangan-tangan itu muncul menarik kami satu per satu...

kami terpisah, tidak bersama... rasanya semuanya jadi lebih berat. kami akhirnya kelelahan. limit.

begitupun aku saat malam menjelang.

aku... betul-betul sendiri. di tempat yang asing bagiku, tanpa siapapun... sementara "saudaraku" yang lain sedang bekerja sangat keras di bawah sana. jujur, akupun ingin bisa berada bersama mereka... sangat ingin... tapi apa dayaku? aku hanya bisa diasingkan di sini. sedih. bosan. aku terlihat sangat bodoh seperti ini! benci!

berusaha aku menghibur diriku sendiri dengan menyibukkan diriku, melakukan apapun yang bisa aku kerjakan... apapun. aku muak meratapi nasibku terus.

beberapa waktu berlalu, mereka semua kembali dengan senyum lebar... dan aku tertinggal... aku tidak tahu apa yang mereka bicarakan, aku tidak tahu kenapa mereka tersenyum, aku tidak tahu...aku benar-benar tidak tahu apa-apa.

tapi tak apalah... selama "saudaraku" bahagia, aku pikir aku juga sudah bahagia. emh, mungkin.

setelah melewati hari yang panjang dan melelahkan, kamipun merayakan kesuksesan kami. tradisi, katanya. akhirnya, aku merasa menemukan tempatku lagi... bersama "saudaraku". yaa... saudaraku betul-betul alasan kenapa aku bertahan di rumah kecil itu... kalian spiritku kawan!

sudah sangat larut... tidak bisa kembali ke "rumah" ku dulu. akupun memutuskan kembali ke rumah kecil bersama "saudaraku" yang lain. tapi... suasana berubah aneh. aku melihat urat-urat kelelahan di wajah mereka. kenapa kawan?

mereka mulai mengeluh... bahkan mereka mulai berpikir untuk pergi...

bagaimana ini? kalau kalian tidak ada... aku tidak akan tahu tempatku di rumah kecil itu di mana...

kawan... bagaimana ini?

Senin, 12 Juli 2010

wife's message

Untuk Suamiku tersayang, ayah

Ayah… ini ibu…
Mungkin ayah tidak suka mendapat surat dari ibu ini. ibu sendiri juga tidak tahu kenapa ibu mengirim surat ini ke ayah. Tapi… ibu rasa ada baiknya ayah membacanya dan ada baiknya ibu menulisnya.

Ayah…
Setelah perbincangan kita tadi, ibu mencoba untuk menutup mata ibu. Tapi bayangan ayah terus muncul menari-nari dipikiran ibu. Ibu tidak tahu apa yang ibu rasakan, seperti ada yang tertusuk… tapi ibu tidak tahu apa yang menusuk itu.. jadi ibu bangun dan begitu ibu bangun, yang ibu lihat adalah kotak hadiah darimu dan hadiah-hadiah lainnya. Ibu coba mengalihkan perhatian dengan mengedarkan pandangan ke seisi kamar ibu, tapi selalu ada bayang ayah di sana. kamar ini sepertinya terlalu merindukan ayah juga. ibu seperti merasa, ayah ada di dalam ruang ini. ibu berusaha menggapai, tapi nihil.

Ayah…
Ibu masih ingat pertama kali bertemu ayah dan bagaimana ayah mencuri perhatian ibu tanpa ibu sadari. Apalagi 13 bulan yang lalu… hari di mana ibu menyadari bahwa ibu menyayangi ayah… dan hanya mencintai ayah. Yah, walaupun hanya 13 bulan, tapi perasaan ibu masih tidak berubah. Bahkan setelah kejadian tadi.

Ayah…
Awalnya ibu berpikir ibu menyayangi ayah itu tidak mungkin. Tapi kalau itu tidak mungkin bagaimana bisa dalam setiap kegiatan yang ibu lakukan selalu ada ayah? Ibu pikir ibu mulai gila. Ibu sendiri tidak tahu kenapa? Kenapa ibu bisa menyayangi ayah… yang ibu tahu, ibu hanya menyayangi ayah. Aneh, kan?

Ayah…
Setiap detik selalu ada ayah dalam hidup ibu. Kadang di awal pendekatan kita ibu berpikir, “kenapa tidak pernah meninggalkan saya? Kenapa selalu ada?”. Bahkan saat ibu berada dikeadaan yang berantakan, yang ada tetap hanya ayah.

Ayah…
Sekarang ibu sedang duduk di atas karpet, tempat di mana beberapa minggu yang lalu kita berjanji utnuk memulai semuanya dan membuat semuanya jadi lebih baik. Ibu sekarang berpikir, “Apa masih bisa ibu membagi rasa sayang ibu ke ayah?”.

Ayah…
Ibu kadang berpikir, ibu sudah membawa ayah ke jalan yang salah. Ibu sudah menyesatkan ayah. Untuk itu harusnya ibu meninggalkan ayah dari dulu. Tapi tidak bisa. Di saat ayah berkata lelah dan ingin pergi dan ibu tidak bisa menghubungi ayah, ibu berpikir “Relakan dia”. Dan ibu berusaha menghapus perasaan ibu ke ayah. Tapi selalu saja gagal. Ibu selalu merindukan ayah, bahkan dalam hitungan detik. Ibu tidak ingin melepaskan ayah… ibu selalu berusaha mencari jalan lain agar kita tidak perlu berpisah, ayah tetap di sisi ibu. Selamanya.

Ayah…
Saat ibu merasa egois… terjadang ibu berpikir, “Andai aku bisa membenci ayah…” tapi mau ayah perlakukan seperti apapun, perasaan itu tidak akan pernah tumbuh. Iklim hati ibu tidak cocok dengan benih benci untuk ayah, maka ia tidak bisa berkembang. Tidak peduli seberapa rajinnya dipupuk dan disiram.

Ayah…
Kenapa kita harus berpisah? Beritahu ibu kenapa ayah? Dan apa yang harus ibu lakukan sekarang, ayah? Apakah ini akhir dari senyuman ayah untuk ibu yang sangat ibu sukai dan akhir dari perhatian ayah ke ibu?

Ayah…
Ibu tidak punya kekuatan untuk membuka mata lagi dan melihat ayah pergi… tapi seberapa kerasnya ibu menutup mata, waktu akan tetap membawa ayah pergi… dan ibu hanya bisa terus mengucapkan kalimat yang sama, “tolong jangan tinggalkan Le sayang…”.

Ayah…
Kenapa ibu bisa terlalu mencintai ayah, ya? Ibu masih tidak tahu alasannya… ibu hanya masih terus berpikir tidak butuh alasan untuk cinta ibu ke ayah… karena apapun itu, kita akan terus bersama. tapi ternyata ayah memilih jalan yang lain, ya? Ingin sekali ibu membiarkan rasa sayang ibu itu terbang bersama angin menuju tempat ayah, tapi ibu tahu… rasa sayang ibu tidak akan bisa menjangka ayah lagi.

Ayah…
Bagaimana mungkin ayah bisa berbohong pada ibu bahwa setelah perpisahan ini ibu akan baik-baik saja? Hati ibu yang sangat terluka ini, bagaimana mungkin dengan mudahnya bisa sembuh tanpa ayah? Bagaimana mungkin ibu bisa baik-baik saja hidup tanpa ayah? Bahkan ketika ibu berpikir tentang kematian ibu tetap ingin menjaga ayah dari langit, ibu tidak bisa membiarkan ayah pergi… lagipula ayah, kita sudah melewati 13 bulan bersama, bagaimana mungkin ayah menyuruh ibu untuk hidup sendiri? Ibu tidak bisa!

Ayah…
Ibu masih saja terus berpikir tempat terbaik buat ayah itu adalah ibu, rumah ayah. Ibu adalah orang yang bisa bahagiakan ayah. Tidak ada orang yang bisa menyayangi ayah seperti ibu…

Ayah…
Ingin sekali rasanya ibu menghentikan waktu dan memutarnya saat kita bersama. ibu mau peluk ayah.
Atau ibu akan memutarnya ke masa depan, di mana kita berdua hidup dalam rumah itu. ayah bangun pagi hari tapi ibu tidak ada di samping ayah. Ayah lalu jalan ke ruang tengah dan melihat ibu sedang asik memasak di dapur. Ayah kemudian memeluk ibu dari belakang dan mencium ibu, “masak apa sayang?”. Atau ibu yang akan menutup mata ayah dari belakang dan ayah akan menyebut nama ibu. Kita berdua saja.

Ayah…
Ibu ingin sekali berlari ke ayah. Ibu ingin ayah lihat mata ibu dan ibu lihat mata ayah. Tapi jarak kita terlalu jauh…
Jujur ayah, ibu selalu merindukan ayah setiap hari. Bahkan satu hal kecil saja yang punya memori tentang ayah bisa membuat mata ibu berkaca-kaca.
Ibu selalu berpikir, begitu ayah pulang… ibu dan ayah akan bersama selamanya. Berdua. Masa depan kita.
Tapi sepertinya setelah perbincangan ini, semua yang ibu mimpikan tidak akan pernah bisa sama lagi.
“Hancur” kata ayah.
Kenapa begini ya, ayah? Padahal ibu senang sekali bisa mendengar suara ayah. Ibu selalu berpikir kalau kita bicara semuanya bisa jadi lebih baik. Tapi hari ini teori ibu terpatahkan. Ibu tidak pernah bisa membuat apapun jadi lebih baik. Ibu payah ya ayah. Maaf.

Ayah…
Ibu selalu mengancam ayah, ibu memang salah. Tapi alasan ibu melakukan itu, hanya agar ayah tidak meninggalkan ibu. Ibu tidak bisa kalau tidak ada ayah. Bahkan saking takutnya ibu, ibu selalu berdoa pada Tuhan agar Tuhan menjaga ayah di samping ibu dengan melakukan deal umur. Karena ibu tidak bisa tanpa ayah. Ayah selalu bilang ayah selalu menyiksa ibu, memperalat ibu… tapi tidak dengan ibu. Tidak maslah ibu diperalat, tidak maslah ibu tersiksa, tidak masalah ibu habiskan semua waktunya ibu rasakan itu… tak apa ibu sakit hati… karena ibu sayang ayah…

Ayah…
Ibu bersumpah, ibu tidak pernah ingin menyebabkan ayah terluka bahkan bila itu hanya untuk 1 detik. Ibu ingin melindungi ayah, ibu ingin membantu ayah… tapi itu ternyata membuat ayah berpikiran lain.

Ayah…
Sepertinya rasa sayang ibu sudah membawa luka buat ayah. Rasa sayang ibu sudah buat ayah menderita. Ibu tidak tahu mau berkata apa selain “maaf”. Ayah tahukan, setiap kali ayah tidak bisa tersenyum apalagi menangis, ibu tidak akan bisa memaafkan dirinya ibu… seharusnya hubungan kita bukan jadi kisah yang menyedihkan, tapi ibu selalu membuatnya berantakan. Jadi tinggalkan saja ibu ayah…

Ayah…
Sekarang ibu harus menghadapi kenyataan dan berpikir… suatu saat nanti ayah akan berdiri tersenyum dengan pasangan hidup ayah dan berjanji sehidup-semati. Tapi sepertinya orang itu bukan ibu, ya? Kenapa bukan ibu ya? Harusnya ibu yang ada di sana dan bersama ayah selamanya. Tapi mimpi itu sepertinya tidak dapat terwujud lagi ya, yah?

Ayah…
Saat itu terjadi ibu mungkin tidak akan hadir melihat senyum ayah. Karena seperti yang ibu bilang di atas, ibu pasti akan berpikir “kenapa itu dia? Kenapa bukan saya? Harusnya saya!” Dan ibu tidak mau seperti itu. ibu mau ibu bisa menerima itu dengan lapang dada. Maafkan ibu ya ayah, tapi ibu mohon ayah maklum itu. meski ibu tak hadir, ibu akan selalu berdoa semoga ayah bahagia. Tidak peduli seberapa terlukanya ibu, asal ayah tersenyum sudah cukup. Ibu juga sudah menjanjikan bahwa ayah akan selalu punya 2 senyuman, kan? Lagipula ibu juga masih punya ayah dalam mimpinya ibu…

Ayah…
Ibu akan berjuang lewati ini. tidak perlu khawatirkan ibu, tidak perlu pikirkan ibu lagi. jangan pernah berbalik ke arah ibu lagi. mulut dan tangan ibu pasti akan berusaha menahan ayah. Tapi abaikan saja ayah… jangan pedulikan ibu… ibu sendiri tidak tahu apakah ibu bisa melupakan ayah dengan segala perasaan ibu untuk ayah… ibu tidak tahu, tapi tidak usah pedulikan ibu.

Ayah…
Semua kenangan kita tinggalkan buat ibu saja, ya? Lupakan saja semuanya, karena bersama ibu hanya mimpi buruk buat ayah. Dengan begitu ayah bisa pergi tanpa luka.

Ayah…
Mungkin ibu akan menangis… dan meskipun ibu menangis, bayangan ayah tetap ada di sana. ibu juga mungkin akan menyelami lautan memori kita. Dan terkadang juga mungkin ibu akan kembali bertanya “Kenapa ayah meninggalkan ibu? Ibu adalah istri ayah. Bagian dari hidup ayah. Mengapa?”. Ibu juga mungkin akan mengungkit janji-janji kita, semua yang ibu bisa ingat dengan baik… dan setelahnya ibu akan tertawa.
“Apa ada yang lucu?” ayah bertanya itu ketika ibu tertawa, kan?
Tidak. Tidak ada yang lucu ayah. Tapi selain tertawa apalagi yang bisa ibu lakukan untuk menahan air mata ini? ya, lagi-lagi ibu akan mengatakan “Ibu tidak bisa kehilangan ayah. Tidak peduli seberapa kuatnya ayah hapus ibu, buang ibu… ibu akan selalu kembali. Karena hati ibu masih milik ayah.” Kalau Ibu mengatakan itu dan itu akan melukai ayah lagi, abaikan saja ibu ya. Anggap saja ibu orang gila yang kebetulan lewat.

Ayah…
Ayah tidak perlu merasa bersalah sama ibu, tidak perlu menyalahkan diri ayah untuk semuanya. Karena ayah sudah memberikan banyak hal indah buat ibu, ayah anugrah buat ibu. Makanya Ayah berbahagialah. Lagipula, mengenyampingkan rasa sakit ibu, ibu juga bahagia kok ayah. Setidaknya ayah akan selamanya hidup di hati ibu. Dan itu sudah cukup buat ibu.

Ayah…
ibu berharap ayah tidak akan bertemu orang yang buruk seperti ibu lagi. jangan mencintai orang buruk seperti ibu lagi. jangan merindukan orang yang buruk seperti ibu lagi…
Maaf ya ayah, ibu sudah paksa ayah selalu ada buat ibu hingga akhirnya ayah kelelahan. Maaf ibu tidak bisa jadi tempat bersandar yang baik buat ayah. Ibu tidak pernah berniat menyiksa ayah, ibu hanya terlalu membutuhkan ayah dalam hidup ibu. Ibu ingin ayah selalu ada sama ibu karena ibu terlalu menyayangi ayah… maafkan rasa sayang ibu yang egois ini, yang menyakitkan ini. akhirnya ibu kehilangan kepercayaan diri ibu kalau ibu bisa buat ayah bahagia. mungkin sekarang waktunya ibu bilang, “Ayah, berbahagialah. Tinggalkan ibu yang buruk ini dan hiduplah bersama orang yang lebih baik… bahagialah…”

Ayah…
Mungkin ibu masih akan duduk di kamar sambil membaca pesan-peasan ayah, dan mungkin juga ibu akan menangis lagi setelahnya. Ibu tidak bisa melupakanmu. Salah… ibu tidak ingin melupakanmu. Ibu tidak tahu bagaimana caranya bahagia tanpa ayah. Tidak peduli seberapa kerasnya ibu mencoba, ibu pasti selalu berakhir dengan air mata dan tidak bisa berhenti. Ibu sendiri tidak punya alasan mengapa ibu terus menjaga luka ini, tapi ibu terus saja melakukannya. Walaupun ibu tahu kalau hari saat kita bisa bersama akan sangat sulit terulang kembali, ibu tidak bisa melupakan cinta kita. Ibu masih saja terus menunggu ayah… berharap akan ada keajaiban yang membawa ayah kembali ke ibu… pada akhirnya meskipun sudah merelakan, ibu tetap berharap ayah mau tinggal…

Tapi,

Ayah…
Kalau ayah ingin kembali pulang ke ibu, rumah ayah… lari kembali! Karena ibu akan terus tunggu ayah! Dan sayang ibu tidak akan berubah… dan ibu selalu berharap ayah akan kembali pulang…

PS:
-jika ayah ingin pergi… boleh ibu titip satu hal? Hidup yang sudah ayah beri buat ibu… supaya ibu bisa bertahan hidup, agar raga ibu bisa tetap hidup jaga ayah… dan kalau ayah butuh ibu, ibu bisa tetap ada buat ayah.
-untuk ambil hidup yang ayah beri datang ke rumah ibu…
-ibu tidak pernah bohong lagi sama ayah… ibu harap ayah bisa percaya.
-ayah tidak akan menangis lagi karena ibu. Jadi harus selalu tersenyum. Bahagia. Hiduplah dengan baik ayah…
-I Love You My Husband, Eternally

*Istrimu, Ibu